Ujian Nasional

Server Down, UNBK di SMPN 213 Molor 1 Jam 45 Menit

Pelaksanaan hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jakarta, molor.

Penulis: Muhammad Azzam |
WARTA KOTA/MUHAMAD AZZAM
Siswa usai melaksanakan UNBK di SMPN 213, Kelurahan Malaka, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (23/4/2018). 

PELAKSANAAN hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jakarta, molor. Hal itu disebabkan gangguan server milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Gangguan server itu menyebabkan siswa SMPN 213 di Jalan Malaka I, Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, harus menunggu selama satu jam 45 menit untuk memulai UNBK.

"Iya, harusnya tadi mulai pukul 07.00 pagi, tapi baru mulai sekitar pukul 08.45. Tunggu nomor tokennya lama," ungkap Muhammad Alif saat ditemui Warta Kota usai melaksanakan ujian, Senin (23/4/2018).

Baca: UNBK di SMPN 5 Jakarta Sempat Diwarnai Jaringan Internet Mati Selama 15 Menit

Alif merupakan peserta UNBK untuk sesi satu, yang dimulai pukul 07.00 hingga pukul 09.30.

"Tadi yang sesi dua sempat pada datang, dan nunggu dulu karena kan yang sesi satu mulainya telat, tapi itu semua tidak terlalu berpengaruh, alhamdulillah lancar dan bisa mengerjakan soal itu," kata Alif.

Begitu juga dengan siswa SMPN 213 lainnya, At Tila Ramles, yang harus menunggu akibat gangguan server.

Baca: Server Down, UNBK di Tangerang Selatan Belum Dimulai

"Iya gangguan kita tunggu dulu di kelas, tadi si gurunya bilang ganggu server karena cuaca dari pusatnya," jelasnya.

Namun, Ramles mengungkapkan gangguan server itu tidak mengganggu dirinya dalam menyelesaikan soal-soal.

"Tadi ujian Bahasa Indonesia, sempat gangguan tapi tidak pengaruh, setelah lancar kita langsung mengerjakan soal," ucap Ramles.

Baca: Murid SMPN 5 Jakarta Kaget Bakal Dijemput Orangtua Saat Hari Terakhir UNBK Nanti

Ramles menjelaskan, durasi untuk mengerjakan soal pun tidak berkurang, tetap dua setengah jam.

"Kan pas gangguan belum sempat masuk, karena nomor token lama keluarnya, jadi waktu belum berjalan, tetap dua setengah jam kita mengerjakan soalnya," bebernya.

Ia berharap ke depannya gangguan ini tidak lagi terjadi, agar siswa bisa tenang dalam melaksanakan UNBK.

"Jangan gangguan lagi lah, biar nyaman dan tenang kita mengerjakan," harapnya. (*)

Sumber: WartaKota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved