Ratusan SMP Swasta Belum Mampu Melaksanakan UNBK

Sebanyak 140 SMP Swasta di Kota Bekasi masih melaksanakan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP).

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi pelaksanaan UNBK di Bekasi tidak bisa dilaksanakan karena sarana dan prasarana belum memadai. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Sebanyak 140 SMP Swasta di Kota Bekasi masih melaksanakan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP).

Sementara 28 SMP Negeri terpaksa rela menumpang ke sekolah lain karena ketiadaan perangkat komputer dalam melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Sekretaris Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah mengatakan, ratusan SMP Swasta tersebut belum bisa melaksanakan UNBK karena pihak yayasan belum mampu mengadakan perangkat komputer.

Bahkan kata dia, sekolah negeri pun masih ada yang menumpang hingga meminjam laptop pada wali murid.

"Pendataan kami ada sekitar 50 sekolah swasta yang melakukan ujian UNKP, sisanya sudah UNBK, namun untuk sekolah negeri sudah UNBK 100 persen," kata Inayatullah pada Senin (23/4).

Inay mengatakan, tahun ini pemerintah telah mengalokasikan dana sekitar Rp 39 miliar untuk pembelian 3.030 unit perangkat komputer lengkap dengan jaringannya.

Namun, perangkat tersebut akan disalurkan ke sekolah-sekolah negeri terlebih dahulu.

"Kami sudah lakukan pembelian tinggal pendistribusiannya saja," ujarnya.

Bahkan, kata dia, dari 43 SMP Negeri baru 15 sekolah yang bisa melakukan ujian di gedung sekolah sendiri. Sisanya, pihak sekolah meminjam perangkat komputer dari gedung sekolah terdekat lainnya, karena hanya tersedia sebanyak 13 persen dari total kebutuhan 120 unit di setiap sekolah.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi, jumlah siswa yang mengikuti ujian nasional itu sebanyak 31.706 siswa.

Di antaranya siswa SMP Negeri sebanyak 15.338 siswa, SMP Terbuka sebanyak 321 siswa, dan SMP Swasta sebanyak 16.047 siswa.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Bekasi, Samsu menyampaikan, dari 31.706 siswa yang mengikuti UN sebanyak 9.588 siswa di antaranya masih menyelenggarakan UNKP.

Siswa tersebut berasal dari sekolah swasta, sedangka SMP Negeri sudah melaksanakan UNBK.

Samsu menyampaikan, meskipun masih melakukan UN dengan kertas dan pensil penjagaan di sekitar lokasi ujian dilakukan dengan sangat ketat. Sehingga, bisa dipastikan tidak akan ada kebocoran soal.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved