Hanya karena Cemburu, Pemandu Karaoke Bunuh Diri Lompat dari Lantai Delapan Apartemen

ANA Yulisanti alias Gebi Putra memutuskan mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai delapan Tower Damar, Apartemen Kalibata City.

Hanya karena Cemburu, Pemandu Karaoke Bunuh Diri Lompat dari Lantai Delapan Apartemen
Istimewa
ILUSTRASI 

ANA Yulisanti alias Gebi Putra memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai delapan Tower Damar, Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan Senin (23/4/2018) dini hari lantaran sakit hati dengan ulah kekasihnya yang bernama Ramdani (20).

Ramdani diketahui memiliki kekasih lagi dan selama ini menjalin hubungan di belakang Gebi.

Gebi marah besar sejak Minggu malam. Penjelasan Ramdani tidak ia hiraukan. Emosi Gebi sudah sulit dikendalikan.

Di depan Ramdani, ia bahkan mencoba menyilet pergelangan tangannya dengan pecahan kaca.

Ramdani coba mencegahnya. Pertikaian sempat berhenti sesaat. Namun, lagi-lagi Gebi emosi.

Baca: Wanita Cantik Istri Ke-15 Raja Afrika Tewas Bunuh Diri di Ranjang Istana Pribadi

"Korban menyilet tanganya sendiri dengan pecahan kaca kemudian saksi Ramdani melarang korban untuk tidak melakukan tindakan tersebut dan mengambil pecahan kaca," kata Kanit Reskrim Polsek Pancoran Ajun Komisaris Polisi Karyono ketika dihubungi Warta Kota, Senin (23/4/2018).

AKP Karyono menerangkan, sebelum menyilet tangannya sendiri, korban sebelumnya juga sudah berusaha bunuh diri dengan cara meminum body lotion merk citra dan sebotol parfum.

Namun, hal itu juga dicegah Ramdani.

Suasana sempat tenang sejenak dini hari itu. Di ruangan apartemen itu, selain Gebi dan Ramdani, juga ada dua orang lain yakni Yasser (20) dan Chelsea (16).

Namun, ketika Ramdani sedang berada di kamar mandi, Gebi kembali histeris dan berteriak kepada Yasser bahwa ia ingin bunuh diri dengan cara melompat ke bawah.

Baca: Pelaku Bunuh Diri di WTC Mangga Dua Punya Kebiasaan Ini

"Dia kemudian melompat melalui balkon. Saat jatuh ke bawah, kondisinya masih hidup kemudian dilarikan ke RS Tria Dipa. Tapi nyawanya tidak tertolong. Korban mengalami luka di bagian wajah, dagu dan tangan. Selanjutnya korban dibawa ke RSCM untuk dilakukan visum," ungkap AKP Karyono.

AKP Karyono menambahkan, korban berasal dari Cikarang Barat dan diketahui bekerja sebagai pemandu karaoke.

"Motifnya diduga korban merasa sakit hati karena pacarnya yakni saksi Ramdani telah suka kepada wanita lain," kata dia.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved