Krisis Suriah

Rusia: Dugaan Serangan Senjata Kimia di Suriah Itu Rekayasa

Menurut Moskwa, video tersebut membuktikan bahwa dugaan serangan senjata kimia yang menewaskan lebih dari 40 orang itu adalah sebuah rekayasa.

Rusia: Dugaan Serangan Senjata Kimia di Suriah Itu Rekayasa
almanar.com.lb
DUTA Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia 

PEMERINTAH Rusia mengklaim dapat membuktikan kepada PBB bahwa informasi yang menunjukkan serangan senjata kimia di Suriah pada awal April lalu adalah rekayasa.

Informasi yang dimaksud Rusia yakni sebuah wawancara yang dilakukan dengan seorang anak korban senjata kimia di kota Douma, Suriah.

Menurut Moskwa, video tersebut dapat membuktikan bahwa dugaan serangan senjata kimia yang telah menewaskan lebih dari 40 orang tersebut adalah sebuah rekayasa.

Baca: Dituduh Rusak Lokasi Serangan Senjata Kimia Suriah di Douma, Ini Jawaban Rusia

Televisi pemerintah Rusia pada Rabu (18/4/2018) menyiarkan sebuah hasil wawancara dengan seorang anak, yang diidentifikasi sebagai bocah Suriah bernama Hassan Diab berusia 11 tahun.

Rusia mengatakan, dugaan kekejaman yang terjadi telah dipertunjukkan oleh organisasi pertahanan sipil Helm Putih.

"Kami telah memiliki versi dengan terjemahan dari laporan ini," kata Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia kepada saluran pemerintah, Rossiya 1, pada Kamis (19/4/2018).

"Kami telah mendistribusikan rekaman ini ke negara anggota (Dewan Keamanan PBB) dan juga para wartawan. Pada pertemuan Dewan Keamanan berikutnya, kami akan mencari cara untuk mengungkapkannya," tambah Nebenzia.

Baca: Akibat Serangan Gas Beracun, 500 Warga Suriah di Douma Terpapar Zat Kimia Berbahaya

Rekaman video tersebut telah disebar ke media, termasuk AFP. Namun demikian kebenaran video tersebut masih memerlukan verifikasi dan tidak dapat diklaim secara independen.

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved