Breaking News:

Garuda Hanya Sanggup Bayar Rp 200 Juta untuk Dada Kanan Penumpang Cacat Tersiram Air Panas

Kedua belah pihak sudah sering menggelar pertemuan untuk mengusahakan penyelesaian dengan kekeluargaan.

Penulis: | Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Hamdi Putra
Kuasa hukum B.R.A Koesmariam Djatikusumo, David Tobing bertemu pihak Garuda Indonesia di kawasan Kebon Sirih Jakarta Pusat, Jum'at (20/4/2018). 

DAVID Tobing, pengacara B.R.A Koesmariam Djatikusumo, mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya belum mencapai kesepakatan damai dengan Garuda Indonesia Airlines.

Koesmariam Djatikusumo menjadi korban insiden tersiram air panas saat dalam penerbangan menggunakan Garuda Indonesia dari Jakarta ke Banyuwangi pada tanggal 29 Desember 2017 lalu.

Kedua belah pihak sudah sering menggelar pertemuan untuk mengusahakan penyelesaian dengan cara damai atau kekeluargaan, namun tak kunjung menemui kata sepakat.

Baca: Digugat Penumpang karena Pramugari Tumpahkan Air Panas, Ini Kata Garuda Indonesia

Menurut David Tobing, pihaknya tidak menutup kemungkinan terdapat penyelesaian dalam kasus kliennya, baik sebelum maupun setelah masuk persidangan.

"Sementara, memang ada beberapa hal yang belum ketemu atau sepakat, ini bukan soal materi ya tapi penderitaan yang dialami oleh klien saya akibat kejadian tersebut.

Saya dengar pernyataan dari Garuda Indonesia akan membiayai pengobatan sesuai ketentuan maksimum hingga Rp 200.000.000. ini masih dibicarakan. Sesuai dengan yang tercantum dalam gugatan kami, sebetulnya yang tidak bisa dihitung adalah kerugian immaterilnya," ujar David Tobing kepada wartawan di kawasan Kebon Sirih Jakarta Pusat, Jum'at (20/4/2018).

Mengenai ganti rugi yang mencapai Rp 200.000.000 ini dibenarkan oleh pihak Garuda Indonesia.

Garuda Indonesia yang selalu berusaha menyelesaikan kasus atau keluhan pelanggan dengan cara kekeluargaan dan mediasi mengakui bahwa pihaknya berkewajiban membiayai pengobatan Koesmariam Djatikusumo sesuai Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 77 Tahun 2015.

"Benar, selain sudah berkomunikasi secara intens dengan kuasa hukum Bu Koesmariam Djatikusumo, kami juga beritikad baik membiayai pengobatan atas luka-luka yang diderita beliau," jawab Hengki Heriandono, Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved