1.210 Kasus Inses Menimpa Anak dan Perempuan Indonesia Sepanjang 2017

Komnas Perempuan menyoroti maraknya kasus inses yang menimpa perempuan dan anak di Indonesia.

1.210 Kasus Inses Menimpa Anak dan Perempuan Indonesia Sepanjang 2017
TRIBUNNEWS/YANUAR NURCHOLIS MAJID
Komisioner Komnas Perempuan Mariana Amiruddin (pertama dari kanan), saat menjadi pembicara pada acara kaum muda melawan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak, di DPP Relawan Merah Putih, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018). 

KOMISI Nasional (Komnas) Perempuan menyoroti maraknya kasus inses yang menimpa perempuan dan anak di Indonesia.

Menurut catatan yang diperoleh Komnas Perempuan, dari 9.409 kasus kekerasan terhadap perempuan yang dilaporkan sepanjang 2017, 1.210 di antaranya merupakan kasus inses.

"Paling banyak kasus inses dilakukan oleh ayah kandung sebanyak 425 kasus, kemudian dilakukan oleh paman 322 kasus," ungkap Mariana Amiruddin, Komisioner Komnas Perempuan, di DPP Relawan Merah Putih, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).

Baca: Gatot Nurmantyo Ternyata Sudah Mendaftar Sebagai Calon Presiden ke Partai Gerindra

Menurut Mariana, hal ini menunjukan baik ayah maupun paman yang seharusnya menjadi pelindung, bukan lagi menjadi sosok yang aman bagi korban.

"Kita tahu jika dua orang ini seharusnya mampu melindung, bukan sebaliknya," ujar Mariana.

Komnas Perempuan juga mencatat kasus inses paling banyak dilaporkan kepada LSM, Kepolisian, P2TP2A, dan Pengadilan Negeri.

Baca: Prabowo Subianto Sebut Indonesia Bubar pada 2030, Jusuf Kalla: Itu Fiksi

"Tingginya laporan kepada kepolisian menunjukan dikenalnya lembaga tersebut, dan tingginya kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi," ucap Mariana.

Untuk itu, Komnas Perempuan mendorong RUU penghapusan kekerasan seksual harus mengacu pada fakta-fakta korban di lapangan.

"Yang kita harapkan bukan berdasarkan pendapat yang bersifat asumsi atau analisis yang tidak memiliki kaitan dengan fakta yang ditemukan," tutur Mariana. (Yanuar Nurcholis Majid)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved