VIDEO: Eksekusi Pasar Kemiri Ditunda Sampai Batas Waktu yang Belum Jelas

"Alasannya karena Kapolres Depok melalui suratnya belum mengabulkan permohonan bantuan keamanan,

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok Sobandi menjelaskan bahwa eksekusi lahan Pasar Kemiri Muka, di Beji, Depok, yang direncanakan dilakukan, Kamis (19/4/2018) hari ini ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Ia memastikan alasan penundaan bukan karena permintaaan Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad atau Ketua DPRD Depok Hendrik Tangke Allo.

"Alasannya karena Kapolres Depok melalui suratnya belum mengabulkan permohonan bantuan keamanan, maka eksekusi ditunda. Itu alasan yang utama sehingga PN Depok menunda eksekusi ini. Sampai kapan? Sampai batas waktu yang belum ditentukan. Belum dapat ditentukan sekarang," papar Sobandi dalam konferensi pers di PN Depok, Kamis (19/4/2018).

Dalam kesempatan itu Sobandi sempat membacakan surat balasan dari Kapolresta Depok yang diterima pihaknya. Surat balasan terkait permohonan bantuan pengamanan yang dilayangkan Sobandi ke Polresta Depok.

"Dalam surat disebutkan Polresta Depok belum mengabulkan permohonan bantuan pengamanan rencana eksekusi lahan yang dijadwalkan dilakukan hari ini oleh PN Depok pukul 09.00," kata Sobandi.

Dengan alasan utama faktor keamanan itu, Sobandi akhirnya memutuskan eksekusi lahan ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Jika Polresta Depok mengabulkan permohonan keamanan, kami sebenarnya sudah siap jalan untuk eksekusi," kata Sobandi.

Ia menyatakan ada sejumlah hal yang menjadi pertimbangan pihaknya untuk menentukan apakah eksekusi yang dijadwalkan pihaknya akan dilakukan atau tidak, Kamis ini.

"Namun dari sejumlah pertimbangan itu, faktor keamanan menjadi yang utama. Sehingga dengan dasar surat balasan dari Kapolres Depok, kami menunda eksekusi lahan," kata Sobandi.

Rencana eksekusi lahan dilakukan karena PN Cibinong memenangkan PT Petamburan Jaya Raya dalam sengketa kepemilikan lahan Pasar Kemiri Muka, dengan Pemkot Depok. Atas dasar itu PN Cibinong mendelegasikan eksekusi lahan ke PN Depok.

Sobandi menjelaskan terkait penolakan Wali Kota Depok atas eksekusi lahan ke pihaknya dan meminta agar eksekusi lahan Pasar Kemiri Muka ditunda, hal itu adalah hak Wali Kota Depok selaku pihak yang kalah dalam sengketa lahan.

"Jadi itu bukan intervensi Wali Kota Depok, tapi hak Wali Kota selaku pihak yang kalah. Penolakan Wali Kota atas eksekusi lahan, bukan alasa kami menundanya. Alasan utama adalah faktor keamanan," kata Sobandi.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved