Polisi Bantah Penggunaan Senpi dalam Kecelakaan di Pademangan
membantah penggunaan senjata api (senpi), saat peristiwa kecelakaan terjadi di Jalan Gunung Sahari Raya, Pademangan.
Penulis: Junianto Hamonangan |
WARTA KOTA, KELAPA GADING -- Kanit Reskrim Polsek Pademangan, AKP Made Gede Oka membantah penggunaan senjata api (senpi), saat peristiwa kecelakaan terjadi di Jalan Gunung Sahari Raya, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (18/4/2018).
“Kepemilikan senpi, ya ngapain periksa juga karena kita nggak menemukan. Itu malah ada cerita mukulnya pakai senpi, ngapain juga mukul pakai senpi, langsung tembak aja kan gitu,” ujar Made, Kamis (19/4).
Made menceritakan pihaknya hanya mendengar adanya pemukulan terhadap seorang pria yang sehari-hari bekerja sebagai pak ogah. Menurut Made, masalah tersebut kini sudah selesai dan berakhir damai.
“Yang pasti saya dengarnya pemukulan terhadap pak ogah karena nendang mobil yang bersangkutan sudah selesai. Terus yang ada ganti rugi, yang mukulin pak ogah, karena nabrak mobil Grab. Nah ganti ruginya disitu,” ungkap Made.
Kanit Laka Lantas Satwil Jakarta Utara AKP Sigit Purwanto mengatakan peristiwa kecelakaan itu bermula saat Sweetly (34) (sebelumnya ditulis Chandra), pengendara mobil Mitsubishi Pajero Sport bernopol B 1459 BJM (sebelumnya ditulis B 1459 BJP) melintas dari arah Ancol menuju Senen.
Pada saat berada di putaran Jimbaran wilayah Pademangan, Jakarta Utara, pengendara menyerempet Yasonta (33) (sebelumnya ditulis Yaso). Melihat hal itu, Sweetly langsung melarikan di ke arah Senen.
“Ketika memutar arah dan diberhentikan, kemudian terjadi percekcokan dan pemukulan terhadap saudara Yasonta oleh pengendara mobil,” ungkap Sigit.
Setelah melakukan aksinya, Sweetly kembali berusaha kabur. Namun kali ini pelariannya itu tidak membuahkan hasil. Justru pelaku menabrak mobil Daihatsu Ayla bernopol B-2210-BZH saat berlangsungnya aksi kejar-kejaran.
“Pelaku kemudian berusaha kabur kembali ke arah Ancol dan tepatnya di Pos Lantas Bintang Mas, berhasil ditangkap oleh pengguna jalan dan selanjutnya diserahkan ke piket Lantas Pademangan,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180314berita-foto-kabel-menjuntai-di-kawasan-gunung-sahari-bikin-ngeri_20180314_161638.jpg)