Eksekusi Pasar Kemiri Muka Ditunda, PT Petamburan Minta Keadilan

Pengadilan Negeri (PN) Depok menunda eksekusi lahan Pasar Kemiri Muka yang dijadwalkan Kamis (19/4/2018) hari ini.

Eksekusi Pasar Kemiri Muka Ditunda, PT Petamburan Minta Keadilan
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Ratusan pedagang Pasar Kemiri Muka, Beji, Depok menggelar aksi unjuk rasa di halaman Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok, Senin (16/4/2018) siang. 

PENGADILAN Negeri (PN) Depok menunda eksekusi lahan Pasar Kemiri Muka yang dijadwalkan Kamis (19/4/2018) hari ini.

Penundaan eksekusi sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Alasan penundaan eksekusi karena faktor keamanan dimana Polresta Depok tidak mengabulkan permohonan pengamanan eksekusi yang diajukan Ketua PN Depok Sobandi.

Rencana eksekusi lahan dilakukan karena PN Cibinong memenangkan PT Petamburan Jaya Raya dalam sengketa kepemilikan lahan Pasar Kemiri Muka, dengan Pemkot Depok.

Atas dasar itu PN Cibinong mendelegasikan eksekusi lahan ke PN Depok.

Terkait hal ini Direktur PT Petamburan Jaya Raya (PJR) Yudhy Pranoto Yunanto menegaskan, pihaknya meminta keadilan atas hal ini.

Sebab eksekusi merupakan putusan Mahkamah Agung RI yang sudah inkracht atas obyek dalam amar putusan tersebut.

"Sudah selama 11 tahun PT PJR mencari keadilan yang akhirnya didapat melalui proses persidangan hukum dan sudah diputuskan MA, serta sudah berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Seharusnya pihak pengamanan mendukung eksekusi ini sehingga eksekusi deklarasi Pasar Kemiri Muka dapat dilaksanakan," katanya.

Yudhy menjamin dalam eksekusi deklarasi Pasar Kemiri Muka tidak ada penggusuran pedagaang atau, pembongkaran paksa dan pengosongan lahan.

"Para Pedagang jangan khawatir, eksekusi deklarasi tidak disertai penggusuran, tidak ada pembongkaran dan tidak ada pengosongan sesuai dengan surat pernyataan PT PJR yang sudah kami serahkan dan sudah diterima PN Depok. Sehingga pedagabg masih bisa berjualan atau berdagang seperti kesehariannya," kata Yudhy.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved