Muhaimin Klaim Sudah Dapat Persetujuan Jokowi untuk Kampanye Join

Cak Imin menegaskan, "Join" adalah aspirasi dari warga PKB dan masyarakat yang mengusulkan namanya berdampingan dengan Joko Widodo

Muhaimin Klaim Sudah Dapat Persetujuan Jokowi untuk Kampanye Join
Warta Kota/Adhy Kelana
Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar bersama para simpatisan PKB saat meresmikan posko Join (Jokowi-Cak Imin 2019) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (10/4). 

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar membahas rencana duet Jokowi-Cak Imin atau " Join" ketika meresmikan posko Cinta di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (17/4/2018) sore.

Menurut Cak Imin, kampanye "Join" di tengah masyarakat sudah mendapat izin dari Presiden Jokowi. “Kita sudah izin dan mendapat dukungan (Jokowi) agar Join disosialisasikan,” kata wakil ketua MPR RI ini seusai peresmian posko "Cinta".

Cak Imin menegaskan, "Join" adalah aspirasi dari warga PKB dan masyarakat yang mengusulkan namanya berdampingan dengan Joko Widodo. Oleh karena itu, dia mengaku menerima aspirasi itu dan menyetujuinya. PKB pun akan tetap merekomendasikan Join, baik kepada Jokowi, PDI-P ataupun partai koalisi lain yang mengusung Jokowi sebagai calon presiden.

“Ini ekspresi temen PKB dan di masyarakat yang sudah mendapat persetujuan Pak Jokowi,” tambahnya.Terkait anggapan memaksa Jokowi untuk memilhnya, Cak Imin menampiknya. Menurut mantan menteri tenaga kerja ini, PKB lah yang berjasa dalam pemenangan Jokowi ketika Pilpres 2014 lalu.

“Oh, enggak, justru bisa dilihat, siapa yang berkontribusi kepada elektoral Pak Jokowi, siapa yang berkontribusi pemenangan Pak Jokowi. Join inilah yang berkontribusi,” ucapnya. Terlepas dari itu, Cak Imin menyerahkan keputusan itu pada kehendak Tuhan. Ia yakin dengan takdirnya nanti dipinang Jokowi. “Tentu, semua diproses. Saya yakin dengan takdir, dan takdir yang (akan) menentukan,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kampanyekan "Join", Cak Imin Klaim Sudah Disetujui Jokowi ", Penulis : Kontributor Semarang, Nazar Nurdin

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved