DPRD Sarankan Anies-Sandi Kepala Dinas Teknis Jangan Lulusan STPDN

DPRD DKI Jakarta memberi saran agar Kepala dinas teknis di era Anies-Sandi jangan lulusan Sekolah Tinggi Dalam Negeri (STPDN).

DPRD Sarankan Anies-Sandi Kepala Dinas Teknis Jangan Lulusan STPDN
KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA
Anggota DPRD DKI dari fraksi NasDem, Bestari Barus, menyarankan agar Anies-Sandi jangan menempatkan lulusan STPDN di Dinas Teknis. 

DPRD DKI Jakarta memberi saran agar kepala dinas teknis di era Anies-Sandi jangan lulusan Sekolah Tinggi Dalam Negeri (STPDN).

Hal ini menyusul isu Anies-Sandi bakal merotasi pejabat besar-besaran pada April 2018 ini.

’’Pamong (lulusan STPDN) jangan diberikan kerjaan teknis. Bisa amburadul. Masak ditaro di Bina Marga atau Dinas Sumber Daya Air (SDA),’’ kata Bestari di DPRD DKI kemarin (17/4/2018).

Menurut dia, penyebab rendahnya serapan anggaran APBD 2018 karena koordinasi yang lemah di tubuh internal SKPD.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Jakarta Pusat itu mencontohkan, Kepala Dinas SDA, Teguh Hendrawan merupakan lulusan STPDN yang mengerjakan teknis, dan hasilnya sangat tak memuaskan.

’’Teguh lebih baik jadi pamong sesuai dengan kemampuannya. Kami tak akan intervensi gubernur soal pergantian pejabat,’’ ujar Bestari.

Menurut Bestari, lulusan STPDN lebih baik diberi jabatan berupa lurah, camat, wali kota, dan Satpol PP.

Artinya, kata Bestari, kepala dinas yang pendidikannya tak sesuai dengan bidang kerjanya, tidak bisa mengefektifkan komunikasi dengan perangkat di bawah.

Sehingga mengakibatkan persoalan serapan, kerjaan tak selesai, dan pelayanan ke masyarakat lemah.

’’Saya sepakat memang harus ada pergantian. Ini semata-mata untuk menunjang kinerja. Kami, hanya berikan saran,’’ jelas Bestari.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved