Hari Pertama Ganjil-Genap BPTJ Mengakui Sempat Terjadi Kepadatan
Bambang Prihartono mengakui pada hari pertama uji coba ganjil-genap di ruas Tol Jagorawi dan Tangerang sempat terjadi kemacetan.
Penulis: Muhammad Azzam |
WARTA KOTA, CIBUBUR---Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono, mengakui pada hari pertama uji coba ganjil-genap di ruas Tol Jagorawi dan Tangerang sempat terjadi kemacetan.
"Memang sempat terjadi kepadatan, baik di Tanggerang maupun di Cibubur. Ini uji coba jadi pasti kami akan lihat apa kekurangannya dan akan kami perbaiki," kata Bambang kepada Wartawan, di gerbang tol Cibubur 2, Senin (16/4/2018).
Baca: Kepala BPTJ Berharap Ganjil Genap Tingkatkan Kecepatan Kendaraan di Tol
Bambang mengatakan, kepadatan terjadi karena masih ada sejumlah pengendara yang mengetahui penerapan ganjil-genap ini sehingga mereka berhenti untuk bertanya kepada petugas.
"Memang polanya bergeser mereka datang lebih awal sehingga kepadatan terjadi sebelum pukul 06.00 WIB tapi itu terjadi hanya sebentar. Namanya juga masih uji coba, jadi terus kami informasi kepada masyarakat sampai nanti penerapan mereka sudah tahu," kata Bambang.
Baca: Warga Tangerang Nilai Penerapan Ganjil Genap di Tol Cuma Memindahkan Kemacetan
Bambang mengatakan, paket kebijakan yang diterapkan di Tol Jagorawi dan Tangerang merupakan bentuk upaya pemerintah menanggulangi kepadatan yang kerap terjadi di jalan tol, terutama pada jam-jam sibuk.
“Dengan adanya paket kebijakan ini, artinya pemerintah hadir terhadap permasalahan transportasi. Kami berharap bahwa arus lalu lintas di jalan tol menjadi lebih terdistribusi," kata Bambang.
Menurut Bambang, uji coba paket kebijakan tersebut nantinya akan dilakukan hingga akhir bulan April 2018.
Baca: Banyak Pengemudi Wanita Terjaring Pelaksanaan Ganjil Genap
Setelah itu, paket kebijakan tersebut akan diterapkan secara efektif pada awal bulan Mei 2018.
"Uji coba ini akan terus kami lakukan hingga akhir bulan April 2018, selama uji coba belum ada sanksi yang diberikan, beragam fasilitas akan ditunjang, kami akan tambah bus JR Connexion. Penambahan bus Transjakarta sudah infokan ke Transjakarta. Penyediaan lahan parkir menunggu pemerintah Bogor dan Depok untuk lokasi penampungan parkir," kata Bambang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/padat_20180416_123806.jpg)