Tiga Penjual Miras Oplosan di Depok Cuma Diancam Hukuman Maksimal Tiga Bulan Penjara

Aparat Polresta Depok menggerebek dua toko jamu penjual miras pabrikan dan oplosan, di wilayah Kali Baru, Cilodong, Depok, Rabu (11/4/2018) malam.

Tiga Penjual Miras Oplosan di Depok Cuma Diancam Hukuman Maksimal Tiga Bulan Penjara
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Sekitar 150 botol miras pabrikan dan belasan kantong plastik miras oplosan disita polisi, dari sejumlah warung penjual miras di tiga titik di wilayah Pancoran Mas, Depok, Kamis (5/4/2018) malam 

WARTA KOTA, DEPOK - Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Depok menggerebek dua toko jamu penjual minuman keras (miras) pabrikan dan oplosan, di wilayah Kali Baru, Cilodong, Depok, Rabu (11/4/2018) malam.

Dari sana, polisi menyita sekitar 66 botol miras pabrikan dan miras oplosan jenis ciu yang dikemas dalam belasan botol, belasan kantong plastik, dua drum dan satu ember kecil.

Selain itu dari sana, polisi juga mengamankan tiga penjual miras, di mana salah satunya adalah perempuan. Mereka adalah C, S, dan seorang perempuan, L.

Baca: Warga Semanan Simpan 22 Paket Sabu di Dompet

"Ada tiga penjual miras yang sempat kami amankan," kata Kasubag Humas Polresta Depok AKP Sutrisno, Kamis (12/4/2018).

Ia menuturkan, seluruh barang bukti miras yang disita pihaknya, akan dimusnahkan. Sedangkan tiga penjual miras didata identitasnya, untuk nantinya dijerat tindak pidana ringan (tipiring).

Sebab, ketiganya dianggap melanggar Perda Kota Depok Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol, yang ancaman hukumannya kurungan maksimal tiga bulan atau denda ratusan ribu rupiah.

Baca: Abraham Samad Mengaku Dikontak Beberapa Parpol untuk Maju di Pilpres 2019

"Penjual miras yang dijerat tipiring ini, diharapkan ke depan tidak lagi menjual miras ke depannya," ujar Sutrisno.

Ia menuturkan, operasi yang dilakukan ini sebagai upaya menekan peredaran miras di Kota Depok. Apalagi, dalam beberapa waktu belakangan tercatat ada sembilan warga Kota Depok yang tewas akibat miras oplosan. (*)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved