Krisis Suriah

Serangan AS ke Suriah Incar Target-target Penting Ini

Selain mengincar Istana Presiden Suriah dan sejumlah pabrik senjata kimia, AS juga menargetkan serangan ke 6 pangkalan militer negeri itu.

Serangan AS ke Suriah Incar Target-target Penting Ini
AFP/Stringer/Kompas.com
TENTARA Suriah terlihat berkumpul di wilayah pinggiran timur Douma, 8 April 2018. Pemerintah Suriah dilaporkan telah mengosongkan sejumlah gedung militernya demi menghindari serangan militer dari Amerika Serikat dan sekutunya. 

SAAT ini dunia tengah was-was menanti langkah lanjutan Presiden AS Amerika Serikat Donald Trump terhadap Suriah. Sebelumnya, Trump mengancam untuk menindak tegas Suriah yang diduga melakukan serangan senjata kimia di kota Douma pada akhir pekan lalu.

Gugus tugas AL yang dipimpin kapal induk Harry S Truman sudah diperintahkan menuju ke Laut Tengah tak jauh dari wilayah Suriah. Sementara, itu Rusia yang adalah sekutu utama Suriah sudah menegaskan bakal melawan setiap serangan yang dilakukan AS dan sekutunya.

Baca: Jam-jam Menegangkan, Ini Kekuatan Militer AS, Inggris, dan Perancis VS Suriah dan Rusia

Meski demikian Rusia sudah mempersiapkan sistem pertahanan anti-serangan udara S-400 untuk di lokasi-lokasi strategis Suriah.

Lalu mana saja lokasi-lokasi strategis yang kemungkinan besar akan menjadi sasaran serangan AS dan sekutunya?

1. Pangkalan AU Khmeimim

Instalasi militer ini terletak di kota Latakia, wilayah tenggara Suriah dan kini digunakan Rusia sebagai basis sejumlah jet tempurnya. Selain melayani militer, sebagian fasilitas di tempat ini juga digunakan sebagai bandara internasional Bassel al-Assad, Latakia.

2. Pangkalan angkatan laut Tartus

Pangkalan ini adalah instalasi militer Suriah yang disewa Rusia dan terletak di pelabuhan Tartus, Suriah. Hingga 2017, secara resmi Rusia hanya menggunakan tempat ini sebagai fasilitas pendukung teknis dan material bagi militernya.

Tartus adalah satu-satunya lokasi perbaikan dan pengisian logistik bagi AL Rusia di kawasan Mediterania dan di luar negeri.

Halaman
1234
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved