Mahasiswa Palsukan Nilai Matematika Demi Lolos Tes Akademi Kepolisian (Akpol)

Seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Jakarta, MRF (20), nekat memalsukan nilai ijazah demi lolos dalam pendaftaran Akpol.

Mahasiswa Palsukan Nilai Matematika Demi Lolos Tes Akademi Kepolisian (Akpol)
infomiliter.com
Ilustrasi 

Seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Jakarta, MRF (20), nekat memalsukan nilai ijazah demi lolos dalam pendaftaran Akademi Kepolisian (Akpol).

MRF memalsukan nilai beberapa nilai mata pelajaran di ijazah SMA dengan memesan ke kakak kelasnya.

“Pelaku MRF hendak mendaftar di Akpol. Tapi saat seleksi administrasi, diketahui oleh tim verifikasi data di Biro SDM Polda Metro bahwa dokumennya palsu. Yaitu nilai pada ijazahnya,” kata Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Kamis (12/4/2018).

Pelaku diketahui memiliki nilai beberapa mata pelajaran yang kurang dari persyaratan.

Ia pun mengubah nilai pada ijazahnya dengan memalsukannya.

KOMBES Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya, di Mapolda, Senin (5/2/2018).
KOMBES Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya, di Mapolda, Senin (5/2/2018). (Warta Kota/Mohamad Yusuf)

Baca: Dugaan Pungli SIM Perwira Polri Jebolan AKPOL di Bekasi Masuk Unsur Korupsi

Baca: Menghitung Kerugian Negara Dalam OTT Pungli SIM Perwira Jebolan AKPOL di Bekasi

“Seperti nilai matematikanya hanya 4, ia ubah menjadi 7. Lalu nilai biologi dari 5 menjadi 8,” kata Argo.

Sementara persyaratan minimal nilai untuk Akpol tersebut rata-rata 7,0.

Pemalsuan tersebut dilakukan oleh kakak kelasnya, P, yang kini masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“P ini masih kami cari. Perannya sebagai pembuat ijazah palsu. Sedangkan, MRF yang statusnya sedang cuti kuliah, langsung kami coret namanya dari seleksi Akpol. Sementara belum kami tetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.

Pasal yang disangkakan yaitu Pasal 263 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama enam tahun.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved