Sri Wahyuni Sering Memasak untuk Danarto Semasa di Rumah Kos

Sebelumnya, sastrawan Danarto (77) meninggal dunia setelah menderita karena ditabrak sepeda motor B 3002 TEE yang dikendarai Surya Lesmana.

Warta Kota/Hamdi Putra
Sri Wahyuni (kiri), tetangga almarhum sastrawan Danarto dengan latar rumah kos di Perumahan Kedaung Hijau, Pamulang, Kabupaten Tangerang, Rabu (11/4/2018). 

WARTA KOTA, PAMULANG -- Semasa hidupnya, almarhum sastrawan Danarto sering meminta tolong kepada tetangganya, Sri Wahyuni, untuk dibuatkan makanan kesukaannya. Sri Wahyuni yang merupakan seorang pedagang warteg sangat dekat dan akrab dengan almarhum.

Hampir setiap pagi, almarhum sastrawan Danarto berbelanja sayuran ke pasar Ciputat untuk kemudian diberikan kepada Sri Wahyuni.

"Bapak abis sarapan sekalian belanja sayuran di pasar atau di tukang sayur gerobak yang suka lewat, nanti dikasih ke saya untuk dimasakin," ujar Sri Wahyuni kepada Warta Kota, Rabu (11/4/2018).

Menurutnya, makanan kesukaan almarhum yakni menu berkuah seperti sayur asem, sayur bayam dan soto.

"Ini Bu, buat makan siang, tolong dimasakin ya," tutur Sri Wahyuni menirukan ucapan almarhum sastrawan Danarto.

Pertolongan yang diberikan Sri Wahyuni tidak gratis, karena almarhum yang dikenal dermawan tersebut sering memberikan sejumlah uang kepadanya.

"Bapak minta tolong ada timbal baliknya juga ke saya," jelas Sri Wahyuni.

Sebelumnya, sastrawan Danarto (77) meninggal dunia setelah ditabrak sepeda motor B 3002 TEE yang dikendarai Surya Lesmana di Jalan Ir H Juanda, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (10/4/2018) sekitar pukul 13.30 WIB.

Beliau sempat dibawa dan dirawat di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta Selatan, namun nyawanya tidak tertolong.

Rencananya, jenazah almarhum sastrawan Danarto akan dimakamkan di kampung halamannya, Sragen, Jawa Tengah.

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved