Anies Baswedan Sindir Slogan Nike Tak Bisa Diterapkan di Pemprov DKI
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyindir bahwa slogan Nike tak bisa diterapkan dalam sistem kerja Pemprov DKI.
WARTA KOTA, GAMBIR -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyindir bahwa slogan Nike tak bisa diterapkan dalam sistem kerja Pemprov DKI.
Anies menjelaskan soal slogan sepatu Nike itu saat membuka Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta tahun 2019.
Dalam Musrenbang tersebut Anies memberikan sambutan yang menekankan bahwa dia ingin melakukan pendekatan yang berbeda.
"Tahun ini kita mulai dengan pendekatan yang berbeda. Musyawarah bukan sekedar sebuah pertemuan yang tidak menyerap aspirasi. Menjadi forum kolaborasi," ujar Anies Baswedan di Balai Kota, Rabu (11/4/2018).
Selain itu Anies menekankan dalam mencapai serapan daerah haruslah memiliki perencanaan yang baik dan tidak bisa hanya sekedar melakukan sesuatu tanpa perencanaan.
Dirinya menganalogikan seperti slogan yang digunakan brand Nike yakni, Just Do it.
"Kalau perencanaannya baik, mengejar serapan ok. Fase perencaan itu penting. Kalau di pemerintahan enggak bisa menggunakan Just Do it yang digunakan brand Nike,"ujar Anies.
"Kalau perencanaan lemah, tidak bisa eksekusinya baik. Kerja untuk memastikan apa yang hendak kita lakukan antara gagasan dan action itu nyambung," sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/anies_20180406_053334.jpg)