Rabu, 8 April 2026

Mayat Pria Menyangkut di Bebatuan di Kali Pesanggrahan, Limo Depok

Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan menyangkut di bebatuan di Kali Pesanggrahan, di Desa Limo, RT 01/07, Depok, Selasa.

Penulis: Budi Sam Law Malau |
Istimewa
ILUSTRASI 

WARTA KOTA, DEPOK - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan warga menyangkut di bebatuan di Kali Pesanggrahan, di Desa Limo, RT 01/07, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok, Selasa (10/4/2018) pagi sekira pukul 09.00.

Saat ditemukan kondisi mayat sulit dikenali karena wajahnya tampak membusuk. Jenasah hanya mengenakan celana panjang cokelat dan tak memakai baju atau kaos.

Untuk memastikan penyebab tewasnya korban, Kepolisian Sektor (Polsek) Limo mengevakuasi dan membawa jenasah ke RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur untuk diotopsi.

Kapolsek Limo Kompol Iskandar menuturkan, mayat laki-laki tanpa identitas itu pertama kali ditemukan oleh Nisan, pencari barang bekas yang merupakan warga RT 2/8, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Depok, pada Selasa pagi sekitar pukul 08.30.

Saat itu kata Iskandar, Nisan turun ke Kali Pesanggrahan hendak mencari barang bekas.

"Pada saat turun ke kali atau ke bawah, saksi melihat sesosok mayat laki-laki yang tersangkut di bebatuan di Kali Pesanggrahan. Selanjutnya saksi menghubungi anggota bhabinkamtibmas Kelurahan Meruyung, kami," kata Iskandar, Selasa.

Karenanya kata Iskandar, anggota Bhabinkamtibmas mendatangi lokasi kejadian dan berkordinasi dengan petugas piket Polsek Limo.

"Kami langsung berkordinasi dengan Polres Depok dan menurunkan tim identifikasi untuk memeriksa temuan jenasah tersebut," kata Iskandar.

Iskandar memastikan tidak ada identitas apapun di tubuh jenasah. "Selain itu kondisi jenasah terutama wajahnya sudah cukup sulit dikenali," katanya.

Diperkirakan kata Iskandar, jenasah sudah cukup lama terendam dalam air atau sedikitnya sudah satu hari, sehingga kondisi jenasah mulai membusuk.

Mengenai ada tidaknya tanda bekas kekerasan ditubuh korban, menurut Iskandar, pihaknya belum dapat memastikan apakah hal karena kekerasan dan penganiayaan, atau juga akibat benturan antara jenasah dengan batu dan material lainnya di Kali Pesanggrahan.

"Karenanya jenasah kami bawa ke RS Polri, Kramatjati, untuk diotopsi, dan diketahui penyebab kematiannya," kata Iskandar.

Menurutnya tim identifikasi juga tengah mengumpulkan data seputar korban untuk mengungkap identitas korban.(bum)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved