Lahan 1,2 Hektar Disiapkan untuk Bangun Masjid Super Mewah di Tangerang

Seno menyebutkan paling cepat masjid dibangun pada tahun 2019 atau selambat-lambatnya di tahun 2020.

Lahan 1,2 Hektar Disiapkan untuk Bangun Masjid Super Mewah di Tangerang
Warta Kota/Andika Panduwinata
Pengembang perumahan Suvarna Sutera anak perusahaan Alam Sutera Group menyiapkan lahan seluas 12 ribu meter persegi atau 1,2 hektar untuk membangun Masjid Raya Suvarna Sutera di Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang. 

Laporan Wartakotalive.com Andika Panduwinata

WARTA KOTA, TANGERANG - Pengembang perumahan Suvarna Sutera anak perusahaan Alam Sutera Group menyiapkan lahan seluas 12 ribu meter persegi atau 1,2 hektar untuk membangun Masjid Raya Suvarna Sutera di Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

Lokasi pembangunan masjid mewah tersebut berada di dekat kompleks sekolah umum.

Pembangunan masjid itu menurut Direktur Township Suvarna Sutera Seno Andhikawanto merupakan bagian komitmen pengembang untuk menyediakan fasilitas umum dan fasilitas sosial dalam bentuk sarana ibadah.

Penetapan lokasi masjid itu dilakukan pada Senin (9/4/2018) di kawasan Masjid Raya Suvarna Sutera-Sindang Jaya berlokasi dekat dengan Ruko Terrace 8.

Penetapan Iokasi Masjid Raya Suvarna Sutera Sindang Jaya ini ditandai dengan seremonial pembukaan tirai papan Iokasi. Dan juga penetapan patok batas area Masjid Raya.

"Sebagai pengembang, merupakan tanggung jawab kami untuk menyediakan sarana ibadah sebagai perwujudan kewajiban fasilitas umum dan fasilitas sosial terhadap masyarakat sekitar dan pemerlntah daerah di lokasi pengembangan kami," ujar Seno saat dijumpai Warta Kota di Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Senin (9/4/2018).

Seno menyebutkan paling cepat masjid dibangun pada tahun 2019 atau selambat-lambatnya di tahun 2020.

Kuasa Direksi PT Alam Sutera Erwin Tedjakusuma menjelaskan dipilihnya waktu 2019 awal, karena pihaknya harus menyiapkan mulai dari perijinan, maket dan desain masjid raya hingga persiapan fisik di lapangan.

"Kami akan ikuti prosedur mengajukan ijin ke Pemkab Kabupaten Tangerang, melakukan pengurugan tanah agar lebih padat, membuat desain yang dikonsultasikan dengan ulama," ucap Erwin.Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moh.

Maesyal Rasyid yang hadir menempatkan batas patok di lokasi pembangunan masjid, meminta agar pembangunan masjid itu bisa dipercepat. "Ini akan bermanfaat bagi masyarakat luas," kata Maesyal.

Ketua MUI Kabupaten Tangerang Uwes Nawawi meminta agar pengembang tetap memperhatikan kearifan lokal di daerah itu.

"Sindang Jaya dan Pasar Kemis adalah daerah santri. Bukan berarti kami ingin diutamakan, tapi kearifan lokal ini harus dijaga," ungkap Uwes.

Dirinya berharap, selain membangun masjid pengembang juga melengkapi lembaga pendidikan berbasis Islam di dekat masjid.

"Alangkah baiknya lembaga pendidikan yang berdampingan dengan masjid agar ada yang mengisi," paparnya. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved