Liga 1

Bali United Yakin Bisa Atasi Perseru Serui yang Kian Agresif

Untuk meraih tiga poin atas Cendrawasih Jingga, Widodo telah membekali pemainnya dengan materi latihan yang lengkap. Dia juga merotasi pemain.

Bali United Yakin Bisa Atasi Perseru Serui yang Kian Agresif
Harian Super Ball
Harian Super Ball edisi Sabtu (7/4/2018) halaman 7 

WARTA KOTA.COM - Pelatih Bali United, Widodo C Putro, yakin timnya bisa mengalahkan Perseru Serui pada laga pekan ketiga Liga 1 2018, Sabtu (7/4/2018).

Widodo melihat skuad Serdadu Tridatu semakin agresif di lapangan. 

Untuk meraih tiga poin atas Cendrawasih Jingga, Widodo telah membekali pemainnya dengan materi latihan yang lengkap. Dia juga merotasi pemain.

Widodo telah membagi dua tim untuk menghadapi Perseru dan melawan Yangon United pada fase Grup G Piala AFC 2018, Rabu (11/4/2018).

"Dari dua hari latihan, pemain makin agresif. Itu membuat saya yakin anak-anak bisa mendapat hasil memuaskan saat menjamu Perseru dan Yangon," kata Widodo dikutip dari Tribun-Bali.com.

Widodo berujar bahwa usai bermain imbang 0-0 melawan PSIS Semarang, Minggu (1/4/2018), dirinya telah melakukan evaluasi lini per lini dan pada setiap pemain. Lini depan yang menjadi sorotan telah diperbaiki.

Baca: Pep Guardiola Butuh Obat Kemenangan

Dalam latihan beberapa hari lalu, finishing touch menjadi sesi yang dijalani semua pemain usai latihan taktikal.

Pelatih berusia 47 tahun tersebut meminta anak asuhnya tampil agresif dalam membangun serangan ketika menghadapi Perseru dan Yangon.

"Jika ingin meraih kemenangan atas Perseru dan Yangon, seluruh pemain Bali harus meningkatkan kerja sama tim, fighting spirit, dan agresivitas saat menyerang," ujar Widodo.

Widodo juga tidak mau meremehkan skuad Perseru.

"Perseru diperkuat pemain yang sudah sering tampil di Liga 1, yaitu Yohanes Anis Nabar, dan Arthur Bonai. Pelatih mereka I Putu Gede juga mantan pemain berpengalaman," terang Widodo.

Meski terbilang baru di Liga 1, Putu Gede cukup berpengaruh lantaran memiliki pengalaman di berbagai tim dan Timnas Indonesia.

"Itu membuat saya jadi waspada. Kami harus waspada, karena mereka berpeluang buat kejutan. Saya tidak mau mereka menggagalkan target kami meraih kemenangan," tambah Widodo.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Sabtu (7/4/2018)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved