Polda Metro Periksa Dua Pelapor Dugaan Penistaan Agama Sukmawati

Deny mengaku telah mempersiapkan pemeriksaan dirinya. Salah satunya dengan membawa barang bukti video pembacaan puisi oleh Sukmawati.

Polda Metro Periksa Dua Pelapor Dugaan Penistaan Agama Sukmawati
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Sukmawati Soekarnoputri menunjukan buku usai berbicara kepada wartawan di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (4/4/2018). 

WARTA KOTA, SEMANGGI --- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) memeriksa politisi Partai Hanura, Amron Asyhari, dan pengacara, Denny Andrian Kusdayat, di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/4/2018) malam.

Pemeriksaan tersebut sebagai pelapor terkait kasus dugaan penistaan agama menyusul puisi yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri.

“Kedatangan saya di sini sebagai pelapor. Saya penuhi panggilan dari pihak kepolisian soal laporan bu Sukmawati,” kata Deny di Mapolda Metro Jaya, Kamis (5/4/2018) malam.

Deny mengaku telah mempersiapkan pemeriksaan dirinya. Salah satunya dengan membawa barang bukti video pembacaan puisi yang dilakukan oleh Sukmawati.

“Saya bawa bukti berupa file rekaman pembacaan puisi bu Sukmawati, di medsos dan Youtube,” jelasnya.

Seperti diketahui, Sukmawati Soekarnoputri membacakan puisi berjudul Ibu Indonesi dalam acara memperingati 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di ajang Indonesia Fashion Week 2018, Jakarta Convention Centre, Rabu (28/4/2018).

Namun kata-kata puisi tersebut dianggap netizen sebagai penghinaan agama Islam. Video pembacaan puisi itu pun kini viral.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved