Ahok Gugat Cerai

Adik Ahok: Orang Menikah Tidak akan Bercerai Kalau Tidak Dipaksa

Fifi mengaku selama ini dirinya tidak pernah mendengar percecokan antara Veronica dan Ahok.

Adik Ahok: Orang Menikah Tidak akan Bercerai Kalau Tidak Dipaksa
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Dua kuasa hukum mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Fifi Lety Indra dan Josefina Agatha Syukur, menjawan pertanyaan wartawan usai mendengarkan putusan hakim saat sidang gugatan cerai antara Ahok dengan isterinya, Veronica Tan, di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah mada, Jakarta Pusat, Rabu (4/4/2018). 

WARTA KOTA, GAMBIR - Pengacara sekaligus Adik Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Fifi Lety Indra mengatakan, keputusan Ahok menceraikan Veronica Tan melalui proses pertimbangan yang cukup lama.

"Dia pertimbangkan panjang, saya rasa tujuh tahun bukan waktu yang singkat," ujar Fifi di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu (4/4/2018).

Fifi mengaku selama ini dirinya tidak pernah mendengar percecokan antara Veronica dan Ahok. Dirinya hanya mengetahui perselisihan tersebut mulai memanas ketika Ahok ditetapkan sebagai terdakwa kasus penodaan agama dan ditahan.

Baca: Ahok Pulang Cepat karena Giginya Patah, Lalu Kaget Veronica Tan Tak Ada di Rumah Tanpa Kabar

"Ketika segala macam cara sudah dilakukan tapi Bu Vero tetap bersikeras berhubungan dengan Julianto Tio, jadi apa boleh buat?" tutur Fifi.

Dengan telah dibacakannya putusan hakim kemarin, Fifi berharap semua fitnah terhadap Ahok dapat dihentikan.

"Jadi saya berharap melalui sidang terbuka putusan ini, semua terang benderang yang jelas. Jadi tolonglah hentikan semua fitnah atau apa pun. Orang menikah tidak akan bercerai kalau tidak dipaksa," papar Fifi.

Baca: Veronica Tan Pernah Ancam Ceraikan Ahok Saat Ketahuan Hendak ke Singapura Bersama Julianto Tio

Kemarin, hakim mengabulkan permohonan Ahok untuk menceraikan Veronica Tan dan permintaan hak asuh anak jatuh kepada dirinya.

"‎Mengabulkan gugatan penggugat secara keseluruhan. Menyatakan perkawinan antara penggugat dan tergugat berdasarkan kutipan akta perkawinan Nomor 3279/I/1997 tertanggal 17 Desember 1997, putus karena perceraian dengan segala akibat hukumnya," ucap hakim ketua Sutadji‎. (Yanuar Nurcholis Majid)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved