Prabowo Diminta Sebut Nama Elite Politik Bermental Maling, Fadli Zon: Memangnya Sedang Main Kuis?

Fadli menyebut ungkapan Prabowo Subianto itu untuk menjadi introspeksi bagi Bangsa Indonesia.

Prabowo Diminta Sebut Nama Elite Politik Bermental Maling, Fadli Zon: Memangnya Sedang Main Kuis?
TRIBUNNEWS/RIZAL BOMANTAMA
Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat ditemui di Gedung Nusantara II DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/4/2018). 

WARTA KOTA, SENAYAN - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyindir pihak-pihak yang meminta Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, mengungkap nama elite politik yang disebut bermental maling.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menuturkan, ungkapan Prabowo Subianto tersebut menandakan banyak elite politik Indonesia, baik eksekutif maupun legislatif, yang mengejar kekayaan dengan memanfaatkan kekuasaan.

“Kalau ada yang meminta sebut nama, itu berarti tak paham politik. Kalau disebut maling terus kita sebut nama, memangnya kita sedang fit and proper test? Sama seperti ketika saya bilang banyak pejabat plonga-plongo, apakah lantas saya akan sebut nama? Memangnya kita ini sedang main kuis?” tuturnya ketika ditemui di Gedung Nusantara II DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/4/2018).

Baca: Prabowo Sebut Elite di Jakarta Penuh Tipu, Maruf Amin: Makanya Saya Suka Jokowi, yang Penting Kerja

Fadli menyebut ungkapan Prabowo Subianto itu untuk menjadi introspeksi bagi Bangsa Indonesia, di mana negara ini dianggap kaya namun masih banyak masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Ia juga menjelaskan bahwa ungkapan maling bukan lantas terlihat mengambil barang, tapi mengeruk kekayaan dengan memanfaatkan kebijakan yang ada di tangannya sebagai penguasa.

“Dan kalau ada yang tersinggung itu bukan salah Pak Prabowo. Beliau hanya ingin menunjukkan bahwa negara ini kaya tapi penduduknya miskin, bahkan ada kekayaan negara ini yang dikuasai asing,” ujarnya.

Baca: Kata Prabowo Subianto, Pandangan Anies Baswedan Terhadap Dirinya Berubah Setelah Santap Nasi Goreng

“Maling bukan berarti ambil barang, tetapi dari sisi kebijakan, seseorang bisa menjadi maling,” sambung Fadli.

Ungkapan Prabowo Subianto itu disampaikan saat berbicara di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada Jumat (30/3/2018) lalu. Ia menyatakan, ketimpangan ekonomi dan ketimpangan kepemilikan lahan, terjadi karena keserakahan para elite politik. (Rizal Bomantama)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved