Breaking News:

Kasus Ratna Sarumpaet, Dishub Gelar Inspeksi Internal

Gagalnya penderekan mobil milik aktivis sosial, Ratna Sarumpaet lantaran mengancam petugas Dishub DKI dengan menelepon Gubernur DKI Anies Baswedan.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Gagalnya penderekan mobil milik aktivis sosial, Ratna Sarumpaet lantaran mengancam petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta dengan menelepon langsung Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Rasyid Baswedan ditanggapi serius pihak Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Inspeksi internal pun dilakukan.

Langkah tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pengendalian Operasional dan Rekayasa Lalu Lintas Jalan (Dalops) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Maruli Sijabat dilakukan untuk mencari fakta kejadian yang sebenarnya.

Baca: Anies Akan Cari Tahu Kenapa Mobil Ratna Sarumpaet Dikembalikan

Sebab, dalam video penderekan mobil Ratna yang kini viral di media sosial itu telah dilakukan pihaknya sesuai ketentuan.

Hal itu ditunjukkan lewat posisi mobil Ibunda Atiqah Hasiholan itu yang terparkir di bahu jalan. Sebab, lanjutnya, sesuai dengan Pasal 140 Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014, setiap orang atau badan usaha pemilik kendaraan bermotor dilarang menyimpan kendaraan bermotor di ruang milik jalan.

Baca: Parkir Sembarangan, Pria Ini Persilakan Petugas Dishub Bakar Mobilnya

"Kita coba dudukan permasalahan, karena siapa saja yang melanggar peraturan akan ditindak sesuai peraturan. Tapi tetap inspeksi internal kami akan lakukan untuk melihat sejauh mana prosedur sudah dilakukan anggota," ungkapnya dihubungi pada Rabu (4/3/2018).

Sehingga menurutnya, penyelesaian masalah bukan dengan menemui Ratna dan menindak pelanggaran yang telah terjadi, tetapi lebih mengedepankan pengumpulan fakta yang terekam petugas selama proses penindakan terjadi.

Baca: Parkir Sembarangan, 12 Kendaraan Diderek, Ada yang Protes tapi Akhirnya Pasrah

"Itu belum (menyambangi kediaman Ratna), kita minta keterangan dari anggota di lapangan yang langsung berhadapan, kumpulkan data dan fakta, kita laporkan nanti ke pimpinan. Soal sanksi bisa menyusul, intinya semua yang melanggar ditindak sesuai ketentuan," tutupnya menambahkan.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved