Breaking News:

Pemkot Tangsel Layani Pengobatan Gratis Terhadap Hewan Peliharaan

Program ini khusus untuk warga Tangsel yang lokasinya berada di area Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jombang, Kecamatan Ciputat.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany saat mengendong hewan piaraan yang akan mengikuti program pengobatan, Selasa (3/4). 

WARTA KOTA, TANGERANG - Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melayani konsultasi, pemeriksaan hingga pengobatan hewan gratis.

Program ini khusus untuk warga Tangsel yang lokasinya berada di area Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jombang, Kecamatan Ciputat.

Kepala Seksi Peternakan pada bidang pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Sandra Larasati menjelaskan bahwa layanan yang saat ini dilakukan merupakan jenis layanan pasif. Atau pihak Puskeswan Tangsel tidak mengunjungi lokasi pasien.

"Selain melayani pemeriksaan dan pengobatan hewan, kami membuka jasa steriliasi, vaksinasi, serta inseminasi buatan. Tindakan operasi juga dapat dilakukan selama peralatan dan persediaan obat memadai," ujar Sandra, Selasa (3/4/2018).

Ia menegaskan semua layanan ini diberikan secara cuma - cuma. Pada bulan biasanya sebanyak 50 hewan yang datang ke Puskeswan, baik untuk di vaksinasi rabies, pemberian vitamin dan pemeriksaan pengobatan jamur pada kulit hewan.

"Di Puskeswan menyediakan sebanyak 200 dosis vaksinasi rabies," ucapnya.

Sedangkan untuk dokternya sebanyak tiga dokter dan satu asisten. Menurutnya sejauh ini, Puskeswan Tangsel kebanyakan menerima pasien hewan peliharaan, seperti kucing, anjing, dan musang.

Sementara itu Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany menambahkan untuk meningkatkan pelayanan di Puskeswan, dirinya akan membuat regulasi berupa retribusi untuk pemeriksaan hewan ini.

“Kami ingin kualitas pelayanan baik dan bagus, sehingga perlu ada retribusi, bahkan sebelum retribusi itu dibuat, saya mau tanya ke ibu apakah keberatan jika dipungut biaya retribusi,” kata Airin.

Dan ibu - ibu yang membawa hewannya pun menjawab, tidak masalah. Airin berpendapat jika dipungut biaya retribusi, peningkatan sarana dan prasarana dan penanganan di Puskeswan ini akan lebih baik. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved