Breaking News:

Anies Sebut RPTRA Beda Dengan Taman Pintar, Kadis Kehutanan Bilang Sama

Djafar Muchlisin justru menyebut Taman Pintar serupa dengan RPTRA yang gagasan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Wartakotalive.com/Feryanto Hadi
Kebahagiaan bisa diraih dengan hal-hal sederhana, demikian ketika melihat puluhan anak-anak tertawa lepas ketika beraktifitas di RPTRA di Pejaten Timur, Jakarta Selatan, Minggu (7/1/2018) 

WARTA KOTA, GAMBIR -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, merubah nama Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) menjadi Taman Pintar dengan berbagai pertimbangan, salah satunya menjadi ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi dan belajar.

Namun berbanding terbalik dengan pernyataan sang gubernur, Kepala Dinas Kehutanan, Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Djafar Muchlisin justru menyebut Taman Pintar serupa dengan RPTRA yang gagasan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Merujuk pada fungsi taman.

"Kalau di 2018 kita baru siapkan lahannya ya sama kajian-kajian dulu untuk konsepnya seperti apa. Tapi yang jelas hampir mirip dengan RPTRA. Artinya, konsepnya semua aktivitas, pemberdayaan masyarakat dihimpun dalam satu taman," ungkapnya kepada wartawan di Balaikota, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (3/4/2018).

"Artinya Taman Pintar ini bersama-sama, taman bersama. Konsepnya nanti bagaimana menggerakkan masyarakat, kemudian bagaimana menggarap potensi yang ada bersama dalam satu taman beraktivitas," tambahnya.

Namun ketika disinggung mengenai jawab Anies dalam Rapat Paripurna terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) do Gedung DPRD DKI Jakarta sebelumnya, Selasa (3/4/2018), dirinya galau menjawab.

Dirinya hanya mengaku belum mengetahui perbedaan khusus antara RPTRA dengan Taman Pintar.

"Saya juga belum begitu jelas ya bedanya dengan RPTRA. Tapi bahwa taman bersama mirip2 dengan aktivitas seperti itu. Kegiatannya itu ada kegiatan masyarakat" jelasnya.

Walau begitu, pembangunan Taman Pintar dipastikannya akan dibangun sebanyak 12 buah di lokasi terpisah di wilayah Ibukota.

Taman Pintar katanya akan merevitalisasi taman yang sudah ada, berbeda dengan RPTRA besutan Ahok yang membuka lahan baru.

"Kurang lebih Sekitar tahun ini 12 lokasi, ulasannya sekitar 10 hektare. Masing2 sekitar 5000 meter persegi sampai satu hektare. Bukan lahan RTH. Taman yang ada akan kita padukan. Perpaduan taman yg ada dengan konsep taman maju bersama," jelasnya.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved