Warga Khawatir Longsor Susulan Setelah Tebing Vila di Jalur Alternatif Bogor-Sukabumi Ambrol

"Jadi itu mah ngegelosor gitu longsornya, banyak batu-batu besar karena itu semacam tembok pondasi vila lah,"

Warga Khawatir Longsor Susulan Setelah Tebing Vila di Jalur Alternatif Bogor-Sukabumi Ambrol
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Tebing longsor di Jalur Alternatif Sukabumi - Puncak tepatnya di Kampung Munjul, Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. 

WARTA KOTA, MEGAMENDUNG -- Longsor kembali terjadi di kawasan Puncak Bogor.

Sebelumnya terjadi longsor di Puncak Pass, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Rabu (28/3/2018) malam lalu.

Peristiwa itu membuat Jalur Puncak Gunung Mas -Ciloto terpaksa kembali ditutup.

Kemudian pada Minggu (1/4/2018), longsor terjadi di Jalur Alternatif Sukabumi-Puncak di Kampung Munjul, Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Timbunan tanah dan batu sempat menututp jalan.

Seperti dilansir Tribun Bogor, longsoran tersebut kini sudah dibersihkan dari badan jalan sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat sudah bisa melintasinya.

Menurut seorang warga, Herman (37), mengatakan bahwa longsor tersebut terjadi tidak terlalu cepat ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

"Jadi itu mah ngegelosor gitu longsornya, banyak batu-batu besar karena itu semacam tembok pondasi vila lah," ujarnya kepadaTribunnewsBogor.com, Senin (2/4/2018).

Ia juga mengatakan bahwa longsor di kawasan tersebut cukup jarang terjadi.

Selain itu, lanjut dia, area vila yang longsor terletak agak jauh dari bangunan.

"Itu agak jauhan dari vilanya, bagian depan halaman vila doang yang longsor, kemarin juga sebelum longsor saya lewat sana udah mulai hujan, pas saya udah lewat ternyata longsor, untung saya gak ketiban, bahaya juga apalagi kalau lagi hujan gede," ungkapnya.

Kapolsek Megamendung, AKP Asep Darajat dalam keterangan Humas Polres Bogor mengatakan bahwa peristiwa teesebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, beruntung tidak ada korban jiwa.

"Polisi dan masyarakat setempat bersama sama melaksanakan gotong royong benahi puing dan tanah yang menimbun badan jalan dengan menggunakan cangkul, sapu dan martil. Sekitar jam 16.00 WIB jalan Kampung Munjul yang merupakan jalan alternatif Cisarua-Megamendung-Tapos-Ciawi bisa dilewati kembali," ungkap Asep.(Naufal Fauzy)

Editor: Murtopo
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved