Mahasiswa Kedokteran Diharapkan Tak Ada Lagi yang Meninggal Akibat Depresi

Supratman Andi Agtas mengaku terharu mendengar pernyataan seorang mahasiswa yang bercerita tiga rekannya meninggal akibat depresi

Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR, Supratman Andi Agtas di Baleg DPR, Senin (2/4). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Anggie Lianda Putri

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU - Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR, Supratman Andi Agtas mengaku terharu mendengar pernyataan seorang mahasiswa yang bercerita tiga rekannya meninggal akibat depresi tidak lulus Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD).

"Kami terharu, mudah-mudahan ini kasus yang terakhir gara-gara ujian kompetensi yang harus merenggut jiwa tenaga jiwa kemanusiaan kita (Dokter)," ungkap Supratman di Baleg, Senin (2/4/2018).

Ia meminta pemerintah untuk segera bertindak memperbaiki keadaan, sebab di daerah plosok masih membutuhkan banyak tenaga medis.

"Pemerintah kita imbau untuk membuka mata dan telinga bahwa ketersediaan tenaga dokter di daerah plosok saat ini menjadi satu program yang mendasar terutama menyangkut distribusi penempatan tenaga dokter," paparnya.

Supratman mengatakan ini merupakan bagian dari rencana revisi Undang-Undang sistem pendidikan kedokteran.

"Insyaallah nanti dalam rangkaian revisi UU kedokteran, ada tiga daerah yang akan kami kunjungi, yakni Surabaya, Malang, kemudian juga Sumatera Selatan,"  katanya.

Supratman berharap beberapa perwakilan dari Ikatan Dokter Indonesia ada yang berkenan hadir untuk penyerapan aspirasi. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved