Lurah Melawai Bantah Persulit Berikan Akta Kematian
Perempuan yang mengadu itu tidak membawa persyaratan lengkap ketika hendak mengurus akta kematian.
Penulis: Feryanto Hadi | Editor: Fred Mahatma TIS
WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Seorang perempuan bernama Helen Wongkar mengadu ke pengacara kondang Hotman Paris Hutapea di Kopi Joni, Kelapa Gading, tentang sulitnya mendapatkan akta kematian sang suami di Kelurahan Melawai.
Video aduan itupun menjadi viral di media sosial setelah Hotman Paris mengunggahnya di akun instagram pribadinya. Tidak sedikit netizen yang menyalahkan pihak kelurahan karena tidak tahu masalah yang sesungguhnya.
Lurah Melawai Kurnia Rita mengatakan, kejadian sebenarnya bukan seperti yang Hotman katakan dalam video tersebut.
Ia menyebut, pihak kelurahan dalam hal ini bagian dukcapil sebenarnya tidak mempersulit. Hanya saja, menurutnya, perempuan yang mengadu itu tidak membawa persyaratan lengkap ketika hendak mengurus akta kematian.
"Itu sebenarnya sengketa waris. Sudah kita mediasi dengan Bagian Hukum dan Tapem tingkat Kota Jaksel," kata Helen kepada Warta Kota, Senin (2/4/2018).
Rita yang namanya disebut beberapa kali dalam video itu bilang bahwa Helen tidak membawa Kartu Keluarga asli.
"Untuk buat akta kematian perlu KK asli. Tetapi KK asli dipegang oleh pihak lain yang sedang sengketa," kata Rita.
Rita pun menyayangkan pihaknya dituduh mempersulit warganya. Ia menegaskan hanya menjalankan prosedur yang benar.
"Padahal sudah dijelaskan berkali-kali oleh pihak dukcapil kelurahan," imbuhnya.
Sebelumnya, dalam video yang beredar, Hotman Paris meminta Wagub Sandiaga Uno untuk memanggil lurah Melawai karena dianggap tidak memberikan pelayanan dengan baik kepada warganya.
"Salam dari Kopi Joni. Ibu Helen Wongkar mengadu karena dia tidak bisa mendapatkan akta kematian suaminya di Kelurahan Melawai, Jakarta Selatan. Ibu Rita ya lurahnya. Pak Wagub, kenapa begitu susah mengurus akta kematian. Orang sudah mati saja kok masih susah. Pak wagub kan sering ke sini, ke Kopi Joni. Tolong agar diperintahkan anak buahnya untuk memanggil ibu Rita, ibu lurah tersebut. Agar surat kematian dari suami ibu Helen Wongkar Segera diproses."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180402-ilustrasi-akta-kematian_20180402_214505.jpg)