Breaking News:

Hannah Al Rasyid Geregetan Tingginya Angka Perkawinan Anak di Indonesia

Aktris dan aktivis perempuan, Hannah Al Rasyid, geregetan dengan tingginya angka perkawinan anak di Indonesia.

Penulis: Gopis Simatupang | Editor:
Warta Kota/Nur Ichsan
Hannah Al Rasyid. 

WARTA KOTA, PALMERAH---Aktris dan aktivis perempuan, Hannah Al Rasyid, geregetan dengan tingginya angka perkawinan anak di Indonesia.

Ia semakin marah bila mengetahui akibat yang ditimbulkan kemudian, seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perceraian, kemiskinan, keguguran saat melahirkan, dan lain-lain.

Baca: Hannah Al Rasyid: Main Film Horor Itu Seru!

"Makin muda menikah semakin peluang untuk mengalami kekerasan secara biologis dan fisik. Anak segitu belum siap untuk pernikahan, belum siap untuk kehamilan apalagi melahirkan," kata Hannah baru-baru ini.

Dengan rentannya anak menikah muda di Indonesia, Hannah tergerak untuk melakukan berbagai upaya untuk memutus rantai kejadian itu.

Ia menyerukan agar makin banyak orang peduli untuk menggelorakan perjuangan melawan kekerasan terhadap anak karena perkawinan anak adalah kekerasan terhadap anak.

"Karena bagaimana menghapus perkawinan anak bukan berari enggak mau anak kita kawin. Umur semuda itu sebenarnya masih ada dampak negatif. Sudah kita harus menunda menikah semuda itu," katanya.

Baca: Saat Adegan Main Boneka Jailangkung, Tiba-tiba Benda Ini Menimpa Kepala Hannah Al Rasyid

Selain perkawinan anak, Hannah juga menyoroti banyaknya kasus kekerasan fisik terhadap anak.

Bahkan, dalam polling kecil-kecilan yang dia lakukan, Hannah mendapati orang dewasa saat ini banyak yang masih trauma karena acapkali menerima perlakuan kekerasan saat masih kecil.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved