Cerita Obat Merah Setnov dan Paksa Luka Kecil Diperban

Perawat Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Indri Astuti, kebingungan saat pasien atas nama Setya Novanto meminta obat merah.

Cerita Obat Merah Setnov dan Paksa Luka Kecil Diperban
Warta Kota/Henry Lopulalan
Terdakwa kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto mendengarkan kesaksian para saksi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (15/3). 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Perawat Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Indri Astuti, kebingungan saat pasien atas nama Setya Novanto meminta obat merah.

Selain memang obat tersebut tidak tersedia, Indri menilai tidak ada luka terbuka yang perlu diobati menggunakan obat merah.

Hal itu dikatakan Indri Astuti ketika bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (2/4/2018).

Dia bersaksi untuk terdakwa dokter Bimanesh Sutarjo.

"Pasiennya tiba-tiba bilang, dia minta obat merah. Saya makin bingung saja, saya bilang, obat merah sudah enggak ada, Pak, di rumah sakit," ujar Indri kepada majelis hakim.

Ketua DPR Setya Novanto dibawa keluar dari Rumah Sakit Medika Permata Hijau, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di RSCM, Jakarta, Jumat (17/11/2017). Setya Novanto dibawa ke RSCM untuk tindakan medis lebih lanjut, pasca-kecelakaan yang dialami dirinya pada Kamis (16/11/2017) malam.
Ketua DPR Setya Novanto dibawa keluar dari Rumah Sakit Medika Permata Hijau, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di RSCM, Jakarta, Jumat (17/11/2017). Setya Novanto dibawa ke RSCM untuk tindakan medis lebih lanjut, pasca-kecelakaan yang dialami dirinya pada Kamis (16/11/2017) malam. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Baca: Drama Romantis Manusia dan Anjing di Kebakaran Dahsyat Tamankota

Baca: Ongen Sangadji Minta Anies-Sandi Tertibkan Kafe Liar

Baca: Sandiaga Uno Bakal Pindahkan Halte Transjakarta Tendean

Menurut Indri, awalnya Setya Novanto sambil emosi meminta agar luka kecil di keningnya diperban.

Padahal, menurut Indri, luka semacam itu tidak perlu menggunakan perban.

Halaman
12
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved