Petugas Damkar Dijenguk Anies Sebelum Jalani Operasi Cangkok Kulit

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjengkuk Muhammad Rifai di RSCM, Jakarta Pusat.

Petugas Damkar Dijenguk Anies Sebelum Jalani Operasi Cangkok Kulit
Warta Kota/Joko Suprianto
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjengkuk Muhammad Rifai seorang petugas Damkar di RSCM yang terluka akibat kebakaran di Kembangan, Jakarta Barat. 

WARTA KOTA, SALEMBA -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjengkuk Muhammad Rifai di RSCM, Jakarta Pusat.

Rifai adalah petugas Damkar yang terluka saat menangani kebakaran di Kembangan, Jakarta Barat.

Pantauan Wartakotalive.com, Anies tiba di lokasi langsung menuju RSCM Kencana dan langsung naik ke lantai dua dimana korban dilakukan perawatan medis oleh tim Dokter RSCM.

Baca: BERITA FOTO: Beginilah Penampakan Terkini di Lokasi Kebakaran Taman Kota

Baca: Kronologis Seram Petir Sambar Tiang Listrik Lalu Bakar Rumah Warga

Hanya Anies yang diperbolehkan masuk, sementara beberapa orang pengikut Anies dilaranh masuk karena korban sedang dalam penanganan dokter.

Sementara usai menjenguk Rifai, Anies mengatakan bahwa saat ini kondisi Rifai mengalami luka bakar yang cukup serius terutama disekitar punggung belakang dan kaki bagian belakang.

"Baru saja menengok petugas damkar yang mengalami luka bakar tadi malam akibat melakukan operasi penyelamatan ditempat kebakaran di Kembangan, namanya M. Rifai, tadi saja juga sudah lihat kondisinya ditemani dokter yang menjelaskan kondisinya mengalami luka bakar," kata Anies saat ditemui di RSCM Kencana, Jumat (30/3/2018).

Dikatakan Anies bahwa luka bakar yang dialami Rifai mengalami luka bakar bagian tengah dan dalam, sehingga perlu dilakukan upaya pencangkokan kulit dengan mengambil kulit-kulit bagian lain.

Selain itu proses operasi yang memakan waktu hampir empat jam tersebut hingga kini kondisi Rifai dalam proses recovery pasca operasi bahkan ia sudah dapat merespon walau belum dapat mengucapkan kata lisan.

Menurut Anies, dari keterangan Dokter jika Rifai perlu adanya pemulihan dan proses penyembuhan akan memakan waktu sekitar tiga bulan.

"Tadi saat saya masuk saya sudah dapat berkomunikasi dengan Rifai tapi menjawabnya dengan kedipan mata walau kondisi dalam keadaan sadar, karena ada alat yang dimasukkan ke hidung dan mulut sehingga tidak dapat mengunakan lisannya," ucap Anies.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved