Jokowi: Betapa Kita Sangat Ditinggal Jauh

Namun selama 40 tahun setelahnya, kata Jokowi, Indonesia hanya mampu membangun sepanjang 780 kilometer jalan.

Jokowi: Betapa Kita Sangat Ditinggal Jauh
Tribun Jabar
Gerbang Tol Ngawi-Kertosono ruas Klitik-Wilangan. 

WARTA KOTA, MADIUN - Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian jalan tol ruas Ngawi–Kertosono Seksi 1-3, mulai dari Ngawi hingga Wilangan sepanjang 49,51 kilometer, Kamis (29/3/2018) sore.

Mengutip Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden‎ Bey Machmudin, dalam sambutannya, Jokowi mengingatkan kembali bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah adalah untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain.

"Negara yang lamban pasti akan ditinggal negara lain. Investasi infrastruktur yang merupakan tahapan besar pertama yang kita kerjakan adalah salah satu fondasi penting yang sangat fundamental, yang kita harapkan nantinya kita bisa bersaing dengan negara-negara tetangga kita," tutur Jokowi di Gerbang Tol Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (29/3/2018).

Baca: Sejak Jadi Menteri, Susi Pudjiastuti Butuh Waktu 30-40 Menit untuk Berdandan

Dalam beberapa aspek, Kepala Negara mengakui bahwa Indonesia masih tertinggal dengan negara lain. Padahal dahulu, pembangunan Indonesia termasuk yang dijadikan contoh negara lainnya.

"Sering saya jadikan contoh, tahun 1977 waktu kita membangun Tol Jagorawi, semua negara melihat kita. Malaysia menengok Jagorawi seperti apa. Vietnam melihat kita. Filipina melihat kita. Tiongkok melihat kita," paparnya.

Namun selama 40 tahun setelahnya, kata Jokowi, Indonesia hanya mampu membangun sepanjang 780 kilometer jalan. Sedangkan Tiongkok yang dahulu mencontoh Indonesia, mampu memiliki 280 ribu kilometer jalan.

Baca: Kepala Dispora DKI Sebut Danau Sunter kini Layak Jadi Destinasi Wisata

"Betapa kita sangat ditinggal jauh. Inilah yang ingin kita kejar secara cepat," ucapnya.

Mengenai pembangunan jalan tol di Pulau Jawa, Presiden Joko Widodo memberi target kepada jajarannya agar pada akhir 2018 nanti Pelabuhan Merak sudah terhubung hingga Pasuruan.

Setahun setelahnya atau tahun 2019, pembangunan dilanjutkan hingga mampu mencapai Banyuwangi.

Baca: Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi, Pemprov DKI Diminta Segera Evaluasi Diri

"Setelah tol ini selesai, saya kira Pak Gubernur dan Menteri akan bersama-sama mengintegrasikan jalan tol ini dengan pelabuhan, airport, dan kawasan ekonomi khusus. Semua tersambung, sehingga mobilitas barang kita betul-betul kita tekan semua. Dengan itulah kita bisa bersaing," bebernya.

Setelah acara peresmian, Presiden menjajal jalan tol tersebut menggunakan truk logistik. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved