Warga yang Bangun Rumah di Daerah Ini Harus Nyumbang Jutaan Rupiah ke Pengurus RW

Jumlah uang yang harus disetorkan warga kepada pengurus RW 09 yakni senilai Rp 2,5 juta untuk sumbangan

Warga yang Bangun Rumah di Daerah Ini Harus Nyumbang Jutaan Rupiah ke Pengurus RW
Warta Kota/Hamdi Putra
Rumah Ketua RW 09 Hasan Sunardi di Komplek Bisma, RW 09, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Rabu (28/3/2018). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Hamdi Putra.

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK -- Di RW 09 Komplek Bisma, Kelurahan Papanggo, Jakarta Utara, setiap warga yang akan melaksanakan pembangunan rumah, diharuskan membayar uang sumbangan dan jaminan kepada pengurus RW setempat.

Jumlah uang yang harus disetorkan warga kepada pengurus RW 09 yakni senilai Rp 2,5 juta untuk sumbangan dan Rp 3 juta untuk jaminan pembangunan.

Informasi ini dibenarkan oleh Lurah Papanggo, Maryono, kepada Warta Kota, Rabu (28/3/2018).

"Di komplek itu kalau orang mau bangun rumah dimintai jaminan uang senilai 3 juta dan sumbangan 2,5 juta. Emang udah ketentuannya begitu, ada rapatnya dulu." Demikian jelas Lurah Papanggo, Maryono.

Menurut keterangan warga, jika pembangunan rumah sudah selesai maka uang jaminan akan dikembalikan oleh pengurus RW.

"Tapi mayoritas warga nggak minta lagi uang jaminan itu," ujar Rina Susanto, warga RT 10.

Secara personal, dirinya tidak mempermasalahkan pungutan tersebut asalkan masih dalam batas kewajaran dan dapat dipertanggungjawabkan oleh pengurus RW.

"Sebenarnya sah-sah saja minta sumbangan dan jaminan, tapi yang fair aja. Penerimaan tersebut harus dimasukkan kedalam laporan kas," imbuhnya.

Ia mengeluhkan pengurus RW 09 yang pilih kasih dalam memungut uang sumbangan dan jaminan pembangunan rumah.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved