Korupsi KTP Elektronik

Surat Tuntutan Setya Novanto Setebal 2.415 Halaman

Pantauan Tribunnews.com, sebelum sidang dimulai, tampak rombongan jaksa kepayahan membawa surat tuntutan.

Penulis: | Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/THERESIA FELISIANI
Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi, membacakan tuntutan terhadap terdakwa Setya Novanto di kasus dugaan korupsi KTP elektronik, Kamis (29/3/2018). Surat tuntutan itu setebal 2.415 halaman. 

WARTA KOTA, KEMAYORAN - Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi, membacakan tuntutan terhadap terdakwa Setya Novanto di kasus dugaan korupsi KTP elektronik, Kamis (29/3/2018).

Pantauan Tribunnews.com, sebelum sidang dimulai, tampak rombongan jaksa kepayahan membawa surat tuntutan.

Tidak tanggung-tanggung, dibutuhkan bantuan sebuah troli kuning untuk bisa membawa surat tuntutan setebal 2.415 halaman tersebut.

Baca: Sebelum Jalani Sidang Tuntutan, Setya Novanto Sarapan Roti Keju dan Kopi Susu Buatan Istrinya

Surat tuntutan diajukan oleh penuntut umum, setelah pemeriksaan di sidang pengadila‎n dinyatakan selesai. Sehingga, surat tuntutan dibacakan setelah proses pembuktian di persidangan pidana selesai dilakukan. Surat tuntutan ini sendiri berisikan tuntutan pidana.

Sebelumnya, surat dakwaan Setya Novanto juga sangat tebal, sama seperti surat tuntutan, dibutuhkan troli untuk mengangkut dokumen-dokumen tersebut.

Karena sangat tebalnya surat tuntutan, ketua majelis hakim ‎meminta jaksa membaca pokok-pokoknya saja.

"Ini surat tuntutannya sangat tebal, kalau dibacakan semua tidak cukup satu hari satu malam. Jadi disepakati mohon jaksa bacakan yang ‎pokoknya saja," kata hakim Yanto di Pengadilan Tipikor Jakarta. (*)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved