Selasa, 14 April 2026

BPOM Temukan Gudang Penyuplai Racun di Jakarta

Sebuah gudang racun yang diduga jadi penyuplai racun di Jakarta ditemukan. Petugas kini tengah menindak para pemiliknya.

Penulis: Junianto Hamonangan |
WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
Petugas BPOM merapikan botol-botol racun boraks di sebuah gudang. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN -- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DKI Jakarta menyita ribuan botol berisi Natrium Tetraborate atau boraks dari sebuah gudang, Kamis (29/3/2018).

Gudang itu berada di Jalan K No 41, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kepala Seksi Pemeriksaan BBPOM DKI Jakarta, Widya Safitri, mengatakan ribuan botol tersebut berasal dari Medan, Sumatera Utara dan sudah dipastikan positif mengandung bahan berbahaya.

“Kita sudah uji laboratorium dan hasilnya cairan dalam botol itu positif mengandung boraks,” kata Widya, Kamis (28/3/2018).

Kepala Seksi Pemeriksaan BBPOM DKI Jakarta, Widya Safitri mengatakan ribuan botol tersebut berasal dari Medan, Sumatera Utara dan sudah dipastikan positif mengandung bahan berbahaya.
Kepala Seksi Pemeriksaan BBPOM DKI Jakarta, Widya Safitri mengatakan ribuan botol tersebut berasal dari Medan, Sumatera Utara dan sudah dipastikan positif mengandung bahan berbahaya. (WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN)

Baca: Kepala Dinas SDA Sedang di Jepang Saat Jakarta Utara Kebanjiran

Widya menceritakan cairan boraks itu banyak disalahgunakan sebagai pengenyal makanan seperti mie dan bakso.

Menurutnya para pembeli cairan boraks tersebut kebanyakan berasal dari kalangan pedagang pasar tradisional.

“Terbukti di sini juga dekat dengan Pasar Teluk Gong,” ungkap Widya.

Selain itu kode produksi Pangan Industri Rumah Tangga yang tercantum dalam label botol tersebut juga tidak sesuai dengan ketentuan peraturan terbaru.

Jumlah kode yang tercantum hanya 12 digit dari yang seharusnya 15 digit.

“Pemilik gudang juga tidak memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan izin mengedarkan cairan boraks,” ujar Widya.

Adapun botol berisi cairan boraks yang berhasil disita BBPOM DKI Jakarta sebanyak 1.320 botol yang ditemukan di dalam gudang tersebut. Botol berukuran 620 ml itu bermerek 'Air Abu’.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved