Liga 1

Vincenzo Alberto Annese Ingin Pemain Tampil dengan Gaya Eropa

Annese ingin PSIS bermain dengan gaya Eropa yang mengandalkan banyak aspek, mulai dari teknik, skill, konsentrasi, kecepatan, power, taktis.

Vincenzo Alberto Annese Ingin Pemain Tampil dengan Gaya Eropa
Harian Super Ball
Harian Super Ball edisi Rabu (28/3/2018) halaman 7 

WARTA KOTA.COM - PSIS Semarang akan menjamu Bali United pada 1 April.

Pelatih Vincenzo Alberto Annese ingin anak asuhnya tampil seperti pemain di Eropa, agar bisa meraih kemenangan di laga kedua Mahesa Jenar itu. 

Vincenzo bertekad mengembalikan timnya ke jalur kemenangan setelah kalah 0-2 dari PSM Makassar, Minggu (25/3/2018).

Pelatih asal Italia itu pun mengajarkan permainan berkualitas dan kekuatan tubuh dalam sepak bola pada sesi latihan, Selasa (27/3/2018).

Dia ingin Jandia Eka Putra dan kawan-kawan bermain dengan gaya Eropa yang mengandalkan banyak aspek, mulai dari teknik, skill, konsentrasi, kecepatan, power, taktis, dan lain-lain.

Vincenzo tahu bahwa kualitas permainan PSIS jauh di bawah tim-tim Eropa.

Baca: Portugal Harus Belajar dari Belanda

Namun, dia yakin pemainnya bisa berubah menjadi seperti tim di Eropa, jika mau bekerja keras dalam meningkatkan performa.

"Saya percaya dengan semua pemain yang pasti bisa bermain dengan gaya seperti tim-tim Eropa yang berkualitas. Asalkan, mereka mau bekerja keras untuk mengubahnya. Apalagi, tim ini mendapat dukungan penuh dari suporter yang begitu fanatik," kata Vincenzo.

Mantan pemain Venezia tersebut menuturkan bahwa untuk menjadi pemain dengan kualitas seperti tim Eropa, pemain PSIS harus mengubah gaya bermain.

"Seluruh pemain harus meningkatkan kemampuan setiap hari. Saya akan bekerja keras membantu meningkatkan kemampuan para pemain, agar bisa raih hasil maksimal di setiap laga," ujar Vincenzo.

"Saya akan memperbaiki gaya bermain tim agar bisa selalul tampil apik. Untuk latihan kali ini, saya fokus pada lini pertahanan. Buruknya lini belakang membuat kami kalah dari PSM," ucap Vincenzo.

Ia juga menilai bahwa kemampuan individu pemainnya masih lemah. "Menurut saya, posisi badan pemain sangat penting ketika membawa bola dan ketika berhadapan dengan lawan. Saya melihat, banyak kesalahan yang dilakukan pemain saat menghadapi PSM," jelas Vincenzo.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Rabu 928/3/2018)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved