Setelah Diinterogasi 4,5 Jam, PM Israel Dilarikan ke RS

Sebelum dibawa ke rumah sakit, pada Senin (26/3/2018) Netanyahu memenuhi panggilan soal penyelidikan korupsi dan diinterogasi selama 4,5 jam.

Setelah Diinterogasi 4,5 Jam, PM Israel Dilarikan ke RS
Reuters/Ronen Zvulun via scroll.in
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu 

WARTA KOTA, TEL AVIV --- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terserang demam tinggi dan batuk sehingga harus dilarikan ke rumah sakit pada Selasa (27/3/2018).

Dilansir dari CNN, dia diagnosis menderita penyakit saluran pernapasan ringan. Namun, Netanyahu yang kini berusia 68 tahun itu telah diperbolehkan pulang pada Rabu (28/3/2018) pagi, setelah menjalani serangkaian pemeriksaan.

"Terima kasih atas kepeduliannya. Saya sedang dalam perjalanan ke rumah," kicaunya di Twitter.

Netanyahu dibawa ke RS Hadassah Ein Kerem di Yerusalem setelah terserang demam tinggi dan batuk.

Dokter pribadinya, Tzvu Herman Berkovich mengatakan, Netanyahu tidak merampungkan waktu istirahatnya untuk penyembuhan penyakitnya sejak dua pekan lalu, dan gejalanya semakin memburuk.

Berkovich mendampingi Netanyahu ke rumah sakit untuk mendapat perawatan dari staf medis. Dokter merekomendasikan agar dia beristirahat cukup dan minum obat-obatan yang diberikan.

Interogasi

Sebelumnya, pada Senin (26/3/2018), Netanyahu menghadiri panggilan untuk penyelidikan korupsi dan diinterogasi selama 4,5 jam. Juru bicara kepolisian Israel menyatakan, istri Netanyahu, Sara, dan putranya yang bernama Yair, juga turut diinterogasi.

Netanyahu menyangkal semua tuduhan yang dihadapkan kepadanya dan menegaskan tidak akan mengundurkan diri.

Pihak berwenang mencurigai Netanyahu dan keluarganya telah menerima hadiah mahal dari produser Hollywood, Arnon Milchan, dan miliarder asal Australia, James Packer. Hadiah tersebut diduga termasuk cerutu mahal, perhiasan dan sampanye.

Nilai total hadiah yang diterima antara 2007 hingga 2016 diprediksi mencapai 283.000 dollar Amerika Serikat atau Rp 3,8 miliar. Netanyahu juga telah diperiksa terkait tuduhan adanya kesepakatan rahasia untuk peliputan berita dengan surat kabar Yediot Aharonot. (Veronika Yasinta)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terserang Demam Tinggi, Perdana Menteri Israel Dibawa ke Rumah Sakit"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved