Pemprov DKI Tunggu Laporan Media Massa Soal Praktik Prostitusi Berkedok Usaha Pariwisata

Pemprov DKI Jakarta akan tegas dalam memberantas praktik prostitusi, terutama yang mengganggu kepentingan publik.

Pemprov DKI Tunggu Laporan Media Massa Soal Praktik Prostitusi Berkedok Usaha Pariwisata
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di rumah duka almarhum Probosutedjo, Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (26/3/2018). 

WARTA KOTA, RAGUNAN - Praktik prostitusi berkedok usaha pariwisata dan prostitusi jalanan, marak di Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menuturkan, Pemprov DKI Jakarta akan tegas dalam memberantas praktik prostitusi, terutama yang mengganggu kepentingan publik.

"Oh itu harus (diamankan). Kalau mengganggu ketertiban masyarakat, melanggar undang-undang, ketentuan, dan peraturan, ya kita harus tidak pandang bulu, tajam ke atas tajam ke bawah," ujar Sandiaga di Gedung Kementerian Pertanian, Rabu (28/3/2018).

Baca: Takkan Salurkan Pekerja Alexis, Anies Baswedan: Jangan Merasa Jadi Korban

Sandiaga juga meminta dan akan menunggu laporan dari media massa serta masyarakat, terkait adanya praktik yang melanggar usaha pariwisata.

"Kita tunggu laporan dari media massa, laporan masyarakat, dan kita juga punya satgas di pariwisata yang jumlahnya masih kurang. Kita akan terus tingkatkan, kita kerja sama dengan Satpol PP," papar Sandiaga. (*)

Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved