Jenazah Enen Cahyati Tak Dibawa ke Indonesia

Jenazah Enen Cahyati, korban pembunuhan suaminya, Bilal Abdul Fateen di Phnom Penh, Kamboja pada akhir pekan lalu tidak dibawa ke Indonesia.

Jenazah Enen Cahyati Tak Dibawa ke Indonesia
Enen Cahyati semasa hidup saat berfoto dengan anaknya (ist) 

WARTA KOTA, JAGAKARSA -- Jenazah Enen Cahyati, korban pembunuhan yang dilakukan oleh suaminya sendiri Bilal Abdul Fateen di Phnom Penh, Kamboja pada akhir pekan lalu dipastikan tidak dibawa ke Indonesia.

Hal itu dikonfirmasi langsung sang anak, Insya Maulida (25) saat ditemui di kediamannya, bilangan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Insya mengatakan, keluarga sudah mempertimbangkan kalau jasad ibunya itu tak harus dibawa pulang ke Indonesia karena kondisi jenazah yang sudah cukup lama belum dikuburkan.

"Pertimbangan karena jenazah sudah lama udah pada biru-biru badannya kasian juga kan," ucapnya di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (28/3/2018).

Ia juga mengatakan sempat mendapat telefon dari Dir Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum bahwa jenazah Enen Cahyati belum dimakamkan.

Hal tersebut, lanjut Insya, karena masih menunggu persetujuan dari pihak keluarga korban.

"Insya mendapat telpon dari Dir. Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum bahwa jenazahnya belum dimakamkan karena menunggu persetujuan dari pihak keluarga," ujarnya.

Kasus ini terungkap setelah tercium bau busuk dari dalam kamar hotel no 172 yang mereka tempati.

Kamar itu lantas didobrak oleh petugas, dan ditemukan sosok Enen yang telah tewas.

Enen pertama kali mengenal Bilal di situs muslimah.com pada tahun 2014.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved