Cuaca Buruk, Kereta MRT Terombang-Ambing di Laut Cina Selatan

Kedatangan 2 set rangkaian kereta Mass Rapid Transit (MRT) tertunda.Penyebabnya laut cina selatan mengganas.

Penulis: | Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Perubahan desain kereta MRT. 

WARTA KOTA, TANAH ABANG -- kedatangan 2 set rangkaian kereta Mass Rapid Transit (MRT) tertunda.

Semesta dua set kereta MRT itu tiba di Jakarta pada Rabu (28/3/2018).

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabanda, keterlambatan terjadi karena kapal yang mengangkut kereta MRT tertahan di laut cina selatan.

Cuaca buruk menerjang laut yang memanjang mulai dari Vietnam, Brunei hingga Malaysia itu sejak beberapa hari belakangan.

Baca: 3 Keburukan TGUPP Terungkap Akibat Aksi Mantan Jubir Kampanye Anies

Baca: 4 Alasan Olok-Olok Planet Bekasi Harus Dihentikan Kata Konglomerat

Sehingga kedatangan 12 kereta itu terpaksa mundur dari jadwal yang diagendakan.

"Kedatangannya semula dijadwalkan di akhir Maret tapi sedikit tertunda ke awal April karena cuaca yang kurang bersahabat di perjalanan kapal. Prediksi kedatangannya di awal April," ungkap William kepada wartawan di Stasiun Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (28/3/2018).

Selanjutnya kereta MRT akan dibawa utuh ke Depo MRT Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan. Kereta akan dirangkai dan ditargetkan akan menjalani uji coba pada pekan kedua bulan April 2018.

"Train set 1 dan 2 dalam perjalanan sekarang. Diperkirakan awal April minggu pertama sekitar tanggal 2 April kereta akan tiba di Tanjung Priok. Nanti diangkut secara bertahap ke Depo Lebak Bulus," jelasnya.

Kereta MRT ini dibuat di pabrik Toyokawa Plant milik Nippon Sharyo, Jepang dan dikirim lewat Toyohashi Port di Toyohasyi, Jepang.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved