Pengemudi Ojek Berbasis Aplikasi Minta Jaminan Kesehatan Selain BPJS Kesehatan

Meminta pihak perusahaan yang menaungi mereka untuk memberikan jaminan kesehatan selain BPJS Kesehatan.

Pengemudi Ojek Berbasis Aplikasi Minta Jaminan Kesehatan Selain BPJS Kesehatan
Warta Kota/Rangga Baskoro
Demo ojek online 

WARTA KOTA, GAMBIR---Ribuan pengemudi ojek online (ojol) melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Negara.

Salah satu tuntutan mereka adalah meminta agar pihak perusahaan yang menaungi mereka untuk memberikan jaminan kesehatan selain BPJS Kesehatan.

Baca: Tidak Ikut Demo, Ojol Sweeping Kawannya yang Masih Beroperasi

"Jangan tiba-tiba kita kecelakaan tidak ada ganti rugi. Mengandalkan BPJS Kesehatan, kami yang bayar. Tiap bulan dipotong. Akhirnya yang kecelakaan mana tanggung jawabnya aplikator?" kata Ari, pengemudi ojol dari Go-Jek, Selasa (27/3/2018).

Selain itu, mereka juga meminta agar pihak penyelenggara transportasi berbasis daring tersebut untuk memerhatikan setiap pengemudi.

Baca: Garda Geruduk Istana Menuntut Payung Hukum

"Tuntutan enggak banyak. Aplikator harus buka mata karena ojol yang ada di jalan kalau kecelakaan enggak ada perhatian dari aplikator," kata Ari.

Terlebih lagi, apabila ada kejadian sejumlah pelanggan yang memanfaatkan mereka untuk mengantarkan narkoba.

Baca: Ratusan Pengemudi Ojek Online Akan Mendatangi Kantor Kementerian Perhubungan

"Terutama ojol yang dimanfaatkan bandar narkoba itu yang harus diberantas karena selama ini aplikator tidak mengetahui. Akhirnya kami dibiarkan, kecelakaan. Itu sebenarnya tugas aplikator. Itu yang harus diperhatikan," kata Ari.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved