Kabel Udara di Jalan Margonda Depok Kembali Ditertibkan

Penertiban dilakukan dengan menurunkan dan memutuskan kabel fiber optik dengan disaksikan oleh operator pemilik kabel

Kabel Udara di Jalan Margonda Depok Kembali Ditertibkan
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Sejumlah kabel udara yang semrawut di sepanjang Jalan Margonda, Kota Depok kembali ditertibkan petugas Satpol PP Depok bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Selasa (27/3/2018) sore. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Sejumlah kabel udara yang semrawut di sepanjang Jalan Margonda, Kota Depok kembali ditertibkan petugas Satpol PP Depok bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Selasa (27/3/2018) sore.

Penertiban dilakukan dengan menurunkan dan memutuskan kabel fiber optik dengan disaksikan oleh operator pemilik kabel telekomunikasi tersebut.

Sejumlah kabel udara yang semrawut di sepanjang Jalan Margonda, Kota Depok kembali ditertibkan petugas Satpol PP Depok bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Selasa (27/3/2018) sore.
Sejumlah kabel udara yang semrawut di sepanjang Jalan Margonda, Kota Depok kembali ditertibkan petugas Satpol PP Depok bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Selasa (27/3/2018) sore. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Kepala Satpol PP Depok Yayan Arianto menuturkan penertiban kabel udara kali ini adalah lanjutan dari aksi serupa sejak 13 Maret lalu.

"Jadi kami sudah melakukan sosialisasi terhadap seluruh operator untuk melakukan penurunan kabel sebelum penertiban dilakukan," katanya.

Bahkan kata Yayan, sejak setahun yang lalu, Pemkot Depok sudah meminta seluruh operator telekomunikasi dan lainnya selaku pemilik kabel untuk mengganti kabel udara dengan kabel bawah tanah dalam satu saluran bersama.

"Jadi jika ada yang belum, tetap kami tertibkan dan itu menjadi resiko operator," kata Yayan.

Karenanya jika ada masalah koneksi pada kabel di kemudian hari, hal itu bukanlag menjadi kesalahan Pemkot Depok.

"Sebab semuanya sudah kami lakukan sesuai SOP atau Standar Operasional Prosedur," katanya.

Yayan menjelaskan penertiban melibatkan banyak pihak, mulai dari staf Bagian Pemerintahan Pemkoot Depok, Dinas PUPR Depok hingga belasan operator, pemilik dari kabel udara tersebut dan Jabartel.

Sebelumnya, kata Yayan, dari laporan dari Jabartel, tercatat penurunan kabel udara ke kabel bawah tanah oleh operator di Margonda, Depok, sudah mencapai 95 persen.

"Ada14 operator yang sudah merelokasi kabel udara di Jalan Margonda, menjadi kabel bawah tanah di satu saluran bersama" katanya.

Sementara itu, pemasangan infrastruktur pasif di bawah tanah sudah selesai 100 persen. "Kalau pun masih ada yang tersisa, hanya pekerjaan proses migrasi atau cut off dari saluran udara ke bawah," kata Yayan.

Dalam penertiban kali ini, kata Yayan, petugasnya juga menggunakan mobil tangga untuk memudahkan penurunan kabel. Semua kabel, kata dia dibawa ke Kantor Satpol PP Depok.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved