Sabtu, 2 Mei 2026

Korupsi KTP Elektronik

Supervisor Perawat Ungkap Tak Ada Benjolan Sebesar Bakpao di Kepala Setya Novanto

Saat di IGD, ‎kata Nana, driver Roni dan Purwadi mengambil selimut IGD berwarna biru.

Tayang:
Penulis: |
Warta Kota/Henry Lopulalan
Terdakwa kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto saat mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (22/3/2018). 

WARTA KOTA, KEMAYORAN - Dalam sidang lanjutan kasus dugaan menghalangi penyidikan kasus KTP elektronik di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (26/3/2018), terungkap bahwa setibanya di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, tidak ada benjolan sebesar bakpao di kepala Setya Novanto.

Kesaksian ini diketahui dari saksi‎ Nana Triatna (supervisor perawat) dan Suhaidi Alfian (perawat). Menurut keduanya, muka Setya Novanto bersih, tidak ada benjolan seperti yang diungkap oleh pengacara Fredrich Yunadi.

"Saya tahu Pak Setya Novanto datang dari sekuriti bernama Purwadi yang berkata, 'Bu Bu. SN (Setya Novanto) datang', itu sekitar jam 18.00 WIB. Lalu saya manggut dan ke IGD," ungkap Nana di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Baca: Fahri Hamzah Sarankan Polri Rekrut Kembali Novel Baswedan

Saat di IGD, ‎kata Nana, driver Roni dan Purwadi mengambil selimut IGD berwarna biru. Nana mengaku menegur mereka karena mengambil selimut terlalu banyak.

"Roni dan Purwadi ke IGD ngambil selimut. Saya tegur, ngapain selimut banyak-banyak, satu cukup. Mereka jawab kurang. Lalu saya keluar dari IGD, saya lihat pasien sudah ditutup rapat dengan selimut. Mukanya kelihatan, ditutup seperti pakai jilbab," paparnya.

Nana mengaku membantu membukakan lift bagi Setya Novanto yang berada di brankar (ranjang untuk memindahkan pasien) ke lantai 3, ruang rawat inap VIP.

Baca: Novel Baswedan: Saya Bukan Orang yang Gampang Ditakut-takuti

Jaksa kemudian meminta Nana menceritakan bagaimana kondisi Setya Novanto. Nana yang sudah 22 tahun bekerja di rumah sakit tersebut mengatakan, Setya Novanto kala itu seperti orang tidur.

"Saya lihat posisinya merem, seperti orang tidur. Saya tidak lihat ada benjolan (bakpao). Saya lihat enggak ada perawat yang ikut di dalam lift," papar Nana.

Saksi lainnya, Suhaidi Alfian, juga mengamini di wajah Setya Novanto tidak ada benjolan maupun luka lainnya.

Baca: Setya Novanto Klaim Kamarnya di Rutan KPK Paling Bersih

"Sekuriti datang ke IGD, kasih tahu kalau pasiennya datang. Mereka minta selimut dan bantal. Apri bawa selimut, saya bawa bantal, lalu keluar mengarahkan sekuriti supaya dibawa ke lantai 3 sesuai perintah dokter Michael," beber Suhaidi.

"‎Saat datang, kondisi pasien bagaimana?" Tanya jaksa.

"Pas saya lihat pasien (Setya Novanto) sudah di atas brankar, tertutup selimut IGD. Enggak ada luka sama sekali," jelas Suhaidi. (*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved