Sepuluh Menit Selesai, Ini Tahapan STNK lewat E-samsat

Dirinya mengapresiasi peluncuran Samsat Digital yang dinilai sebagai bentuk penyempurnaan pelayanan.khususnya pembayaran non tunai.

Sepuluh Menit Selesai, Ini Tahapan STNK lewat E-samsat
ISTIMEWA
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis, Ketua Ombudsman Republik Indonesia Amzulian Rifai, Panglima Kodam Jaya Mayjen Joni Supriyanto serta Direktur Keuangan PT Jasa Raharja Myland Zoelaini, dirinya meninjau proses pelaksanaan e-samsat di Kantor Samsat Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (26/3/2018). 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Penyempurnaan Pelayanan Satu Atap Polda Metro Jaya lewat e-samsat diakui Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (RI), Tjahjo Kumolo sangat baik.

Terlebih, layanan mudah dan singkat lewat Samsat Digital dan pembayaran non tunai.

Hal tersebut dibuktikannya lewat peninjauan pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) lewat e-samsat di Kantor Samsat Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (26/3/2018).

Didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis, Ketua Ombudsman Republik Indonesia Amzulian Rifai, Panglima Kodam Jaya Mayjen Joni Supriyanto serta Direktur Keuangan PT Jasa Raharja Myland Zoelaini, dirinya berkeliling melihat proses pengurusan STNK seorang warga.

Seorang petugas Satpas STNK, Angel memaparkan, terdapat sejumlah tahapan sederhana yang harus dijalani pemohon, antara lain dimulai dari pengisian formulir pendaftaran lewat online atau e-form lewat aplikasi e-samsat.

Usai menyelesaikan pengisian formulir, pemohon akan mendapatkan nomor antrean untuk menyerahkan identitas diri serta berkas kendaraan di Loket Pendaftaran.

"Data yang diisi akan dicetak oleh petugas, pemohon akan dipanggil untuk melengkapi persyaratan dokumen seperti KTP (Kartu Tanda Penduduk) asli dan STNK asli milik pemohon," ungkap Angel.

Selanjutnya, petugas akan melakukan verifikasi data dan pemindaian dokumen.

Apabila dinyatakan lengkap, pemohon kemudian diarahkan ke Loket Pembayaran Non Tunai Bank DKI untuk melakukan pembayaran sesuai berkas yang dimohonkan, seperti pembayaran pajak hingga balik nama pemilik kendaraan.

"Pembayaran bisa dilakukan menggunakan debit lewat mesin edisi Bank DKI atau kartu Jak-One, selanjutnya STNK akan dicetak pada Loket Penyerahan STNK dan selesai. Jadi sekitar sepuluh menit selesai, nggak ribet," tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tjahjo sempat berbincang dengan seorang warga yang tengah mengurus pembayaran pajak.

Dirinya mengapresiasi peluncuran Samsat Digital yang dinilai sebagai bentuk penyempurnaan pelayanan, khususnya pembayaran non tunai yang didukung penuh oleh Bank DKI.

"Saya mengapresiasi, Polda Metro bersinergi dengan pemerintah daerah termasuk Jasa Raharja untuk melakukan sebuah langkah-langkah terobosan, e-samsat yang (pelayanan) cepat dengan sistem digital, begitu masuk (pendaftaran) nggak sampe sepuluh menit sudah bisa selesai," jelasnya usai peninjauan. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved