Breaking News:

Probosutedjo Meninggal

Sepeda Onthel dan Buah Kedaung Probosutedjo

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain mengenang sosok Probosutedjo sebagai guru teladan dan terbaik.

Kolase foto
Probosutedjo meninggal dunia 

WARTA KOTA, MENTENG -- Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain mengenang sosok Probosutedjo sebagai guru teladan dan terbaik.

"Beliau itu seorang guru teladan di Pemantang Siantar, Sumatera Utara. Guru terbaik di taman siswa," ujar Tengku di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (26/3/2018).

Saat Tengku berumur 30 tahun, ia dan Kakaknya merupakan salah satu murid yang sering diajar oleh Probosutedjo.

"Beliau kenal sama murid-muridnya, meskipun sudah 20 tahun tidak ketemu, pas ketemu masih hafal loh," ungkap Tengku.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia, Tengku Zulkarnain
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia, Tengku Zulkarnain (Warta Kota/Anggi Lianda Putri)

Bahkan ia dikenal sangat baik kepada muridnya, jika ada murid yang kesusahan ia dengan senang hati menolongnya, bahkan sering memberikan modal untuk usaha muridnya.

Tengku juga memaparkan bahwa Probosutedjo adalah pekerja keras yang memulai karirnya dari bawah hingga menjadi sukses.

"Beliau tuh dari bawah, naiknya sepeda ontel, terus sorenya dia mengambil buah kedaung, memulai usaha dan bekerjasama dengan perusahaan rokok disana untuk memasok cengkeh," ungkapnya.

Baca: Mantan Jubir Anies Bekerja Tak Sesuai Tugasnya di TGUPP

Tengku mendoakan semoga Allah SWT mengampunkan dosa, meluaskan kubur dan memasukan Probosutedjo ke surga.

Ia mengingat terakhir bertemu gurunya itu sewaktu bulan Ramadhan, sekitar dua tahun yang lalu. 

"Dua tahun yang lalu ketemu bahas tentang kemanusiaan, pendidikan, enggak pernah cerita politik," paparnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved