Senin, 11 Mei 2026

VIDEO: Begini Latihan Menembak Personel Kodim Depok

"Jarak 100 meter titik bidik tengah sasaran. Sepuluh butir untuk penembakan. Jika ada gangguan, taruh senjata

Tayang:
Penulis: Budi Sam Law Malau |

WARTA KOTA DEPOK -- "Jarak 100 meter titik bidik tengah sasaran. Sepuluh butir untuk penembakan. Jika ada gangguan, taruh senjata, dan acungkan tangan ke atas," teriak salah seorang anggota TNI instruktur menembak melalui toa pengeras suara di Lapangan Tembak RTM, Kelapa Dua, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Kamis (22/3/2018) pagi.

Sementara enam personel anggota TNI dengan berpakaian militer lengkap serta topi baja dan senjata laras panjang, telah berjejer dengan posisi menembak setengah tengkurap di tanah.

Mereka lalu serius membidik kertas sasaran yang berjarak 100 meter dari mereka.

Desingan peluru terdengar cukup memekakkan telinga. Bau mesiu sedikit menyeruak. Usai menembakkan sepuluh butir peluru untuk masing-masing personel, mereka bergantian dengan personel anggota TNI lainnya.

Ini adalah giat latihan menembak rutin yang diikuti sekitar 200 personel anggota Kodim 0508/Depok di Lapangan tembak RTM, Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok, Kamis (22/3/2018).

Pelaksanaan latihan menembak dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0508/Depok Letkol Inf Iskandarmanto.

Iskandarmanto menjelaskan giat ini adalah latihan menembak senjata ringan (Latbak Jatri) Triwulan I Tahun 2018. "Diikuti seluruh personel Kodim 0508/Depok, baik Perwira, Bintara maupun Tamtama," kata Iskandarmanto di sela-sela latihan menembak kepada wartawan, Kamis.

Ia menjelaskan latihan menembak personel Kodim ini akan dilakukan selama dua hari yakni Kamis dan Jumat (23/3/2018) besok.

"Menembak merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki setiap prajurit TNI. Karenanya ini merupakan program pembinaan latihan rutin TNI AD yang dilaksanakan setiap 3 bulan," kata Iskandarmanto.

Tujuannya kata dia untuk mengasah kemampuan, meningkatkan ketrampilan dan menajamkan kemahiran prajurit dalam bidang menembak.

"Selain itu juga untuk membina profesionalisme para prajurit Kodim Depok. Intinya, prajurit TNI itu harus serba jago. Jago beladiri, jago tembak dan punya kedisiplinan tinggu," kata Iskandarmanto.

Sementara itu Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Kapten Arh Setiyono, selaku komandan latihan (Danlat) menjelaskan, dalam latihan menembak ini para personel atau prajurit menggunakan dua jenis senjata, yakni senjara laras panjang dan laras pendek.

Untuk laras panjang menggunakan Senapan M 16 A1 dan Senapan jenis SS 1 V 1. "Sedangkan untuk laras pendek kami menggunakan Pistol jenis P 1 buatan PT Pindad," kata Setiyono.

Menurutnya dalam materi menembak senapan jarak 100 meter, dilakukan dengan sikap tiarap.

Sedangkan untuk latihan menembak jarak 25 meter memakai pistol, dilakukan dengan sikap berdiri, dan menggegam pistol dengan menggunakan kedua tangan.

Tak lupa kata dia pihaknya selalu menekankan keamanan dalam latihan menembak ini kepada seluruh prajurit.

"Dengan mengikuti dan mematuhi aturan serta protap yang ada di lapangan tembak, maka pelaksanaan latihan akab berjalan tertib, aman, dan lancar," katanya.(bum)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved