Aksi Kevin Sanjaya Bikin Geleng-geleng Penonton Eropa di Final All England 2018

Aksi Kevin Sanjaya membuat sejumlah penonton Eropa geleng-geleng kepala di partai final All England 2018.

Aksi Kevin Sanjaya Bikin Geleng-geleng Penonton Eropa di Final All England 2018
Marcus Fernaldi Gideon (kiri) dan Kevin Sanjaya Sukamuljo (kanan) beraksi dalam ajang All England 2018 (www.badmintonindonesia.org) 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Kevin Sanjaya Sukamuljo bersama Marcus Fernaldi Gideon berhasil mempertahankan gelar All England 2018 setelah di final menumbangkan musuh bebuyutannya ganda nomor 2 dunia asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen 21-18 21-17 dalam waktu 42 menit.

Aksi yang dipertontonkan Kevin pada laga final membuat para penonton berdecak kagum oleh kemampuan spesial yang dimiliki pemain yang lahir 21 tahun lalu di Banyuwangi itu.

Hal itu diungkapkan oleh Dewan Penasihat PP PBSI Hamid Awaluddin yang menonton laga final di Birmingham Inggris, Minggu lalu.

Menurutnya, penonton asal Eropa yang ada di sebelahnya sampai geleng-geleng melihat aksi Kevin.

Baca: DPRD Anggap Pemprov Era Anies-Sandi Risih Soal RPTRA Ahok

Baca: 3 Alasan Angkat Beban Lebih Penting Dari Lari Kata pelatih pribadi CR7

"Ada dua orang Eropa samping saya geleng-geleng kepala lihat pukulan Kevin. Dia bilang 'the only one it's Kevin' dalam tiga kali. Itu karena performance dari Kevin yang spesial" ujar Hamid dilansir dari video badmintonindonesia.org, Kamis (22/3/2018).

Sudah bukan rahasia aksi Kevin/Marcus memang kerap membuat penonton riuh seakan tidak percaya dengan pengembalian bola yang terkesan aneh dan tidak masuk akal.

"Semua yang dilakukan Kevin gabungan antara keterampilan dan kecerdikan. Mulai dari pengembalian di atas kepala, badannya dimiringkan. Ini anak memang spesial" tambah Hamid.

Usai Juara All England, Kevin/Marcus berhasil menciptakan sejarah sebagai ganda putra pertama yang berhasil meraih poin ranking BWF lebih dari 100 ribu poin, dengan total poin akumulasi 100.989 dari 15 turnamen yang diikuti. (M17/Gisesya Ranggawari)

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved