Senin, 13 April 2026

Timnas U-23 Gulung Singapura 3-0, Febri Hariyadi Jadi Bintang

Skuat Garuda Muda tampil dengan kekuatan penuh meski tanpa Evan Dimas di lini tengah.

Editor: Murtopo
PSSI.org
Timnas Indonesia 

WARTA KOTA, SINGAPURA -- Timnas Indonesia U-23 menghadapi Singapura pada Rabu (21/3/2018) di National Stadium, Singapura, dalam laga ujicoba internasional jelang Asian Games 2018 Agustus mendatang.

Skuat Garuda Muda tampil dengan kekuatan penuh meski tanpa Evan Dimas di lini tengah, namun menurunkan striker Almere City, Ezra Walian.

Beberapa kali Ezra mendapatkan peluang emas namun masih gagal dikonversi menjadi gol.

Saat lini depan mandul, winger lincah Persib, Febri Hariyadi sesekali mencoba tendangan dari luar kotak pinalti, usaha pertamanya berhasip ditepis kiper.

Namun, usaha kedua Febri berhasil merobek gawang Singapura yang dikawal Zharfan Rohaizad pada menit ke-45 setelah melepaskan tendangan keras dari luar kotak pinalti memanfaatkan tusukan ke dalam khas Bow.

Peluit turun minum berbunyi, Timnas Indonesia U-23 unggul 1-0 sementara atas Singapura.

Memasuki babak kedua Luis Milla melakukan pergantian pemain Osvaldo Haay ditarik keluar digantikan Septian David Maulana, kemungkinan Septian menggeser posisi Saddil Ramdani sebagai gelandang serang, sedangkan Saddil menjadi winger.

Babak kedua baru berusia 6 menit, Timnas U-23 berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0 atas Singapura setelah pada menit ke-51 gol jarak jauh Hargianto merobek gawang Zharfan.

Mantan pemain Persija Jakarta itu melepaskan tendangan keras ke pojok kanan bawah gawang Singapura hasil umpan Febri Hariyadi.

Serangan demi serangan terus dilancarkan anak-anak asuhan Luis Milla di babak kedua.

Meski demikian Singapura bukan tanpa perlawanan, terkadang mereka membuat lini belakang Indonesia panik dan melakukan kesalahan kecil.

Tekanan Garuda Muda membuahkan hasil, winger Persib Febri Hariyadi benar-benar merepotkan lini pertahanan Singapura.

Laju Febri dari sisi kiri tak mampu dikejar bek kanan Singapura dan berhasil memberikan umpan tarik yang disambut oleh Septian David Maulana yang memperlebar keunggulan Indonesia menjadi 3-0 pada menit ke-65.

Luis Milla pada akhir babak kedua melakukan beberapa perubahan pemain, pemain Lechia Gdnask, Egy Maulana Vikri akhirnya dimasukan pada menit ke-84 menggantikan Saddil Ramdani.

6 menit waktu yang diberikan Luis Milla kepada Egy nampaknya masih kurang untuknya membuktikan dengan gol.

Sampai peluit panjang berbunyi skor tidak berubah 3-0 untuk keunggulan Garuda Muda. (M17/Gisesya Ranggawari)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved