Pangsa Pasar Besar, Generasi Milenial Menjadi Target Penjualan

Produk Tupperware selama ini identik dengan segmen ibu-ibu. Namun kini ingin memudakan targetnya dengan membidik milenial.

Pangsa Pasar Besar, Generasi Milenial Menjadi Target Penjualan
Warta Kota/Lilis Setyaningsih
Cara komunikasi dan produk yang kami keluarkan harus menjangkau segmen yang lebih muda karena mereka akan jadi konsumen masa depan 

WARTA KOTA, CILANDAK---Produk Tupperware selama ini identik dengan segmen ibu-ibu. Namun kini ingin memudakan targetnya dengan membidik milenial.

Milenial berusia 15 tahun-34 tahun menjadi bidikan banyak pebisnis saat ini.

Selain jumlahnya yang mendominasi yakni 35 persen dari total penduduk ( sekitar 90- an juta orang dari 260 juta), kelompok ini juga dianggap pasar masa depan.

Baca: Kiat Tupperware Bidik Segmen dari Kalangan Milenials untuk Jadi Konsumen

"Anak milenial jadi trending topik karena memegang peranan penting di bisnis dan diperhitungkan semua pihak. Tupperware dengan ibu-ibu tetap, tapi kami juga tidak mau hanya ibu-ibu saja karena buktinya milenials pun pakai," kata PR & Marcomm Manager Tupperware Indonesia, Eka Sweta Putri, saat konferensi pers peluncuran Web series di South Quarter, Rabu (21/3/2018).

Eka mengatakan, perubahan masyarakat dalam era digital ditandai dengan kaum millenial yang memegang peranan penting dalam perekonomian dunia.

Sebagai merek yang selalu memperbahuri sangat percaya diri menjawab perubahan berbagai tantangan ini Iewat inovasi produknya.

Product Manager Tupperware Indonesia, Edwin Jonathans, mengatakan, perubahan segmen ini harus dilakukan agar bisnis etap tumbuh.

Baca: Generasi Milenial Sudah Punya Keprihatinan Terkait Sampah

Apalagi jumlah milenial sangat besar dan menduduki posisi ke empat dunia setelah China, India, dan Amerika Serikat.

Dari segi perilaku juga menarik. Mereka tidak terlalu mementingkan kepemilikan (ownership) tapi berbagi.

Bagi milenial, merek harus otentik dan anti mainstream. Hal inilah yang membuat Tupperware harus terus berinovasi agar produk tetap cool dan seksi bagi milenial.

"Kami harus menyegarkan dengan pasar yang seksi ini. Terutama produk yang disesuaikan dengan gaya hidup dinamis dan stylist untuk menunjang penampilan keseharian mereka," kata Edwin.

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved